Wujudkan Ramadan Kondusif, Lapas Luwuk Gelar Razia Kamar Hunian

Wujudkan Ramadan Kondusif, Lapas Luwuk Gelar Razia Kamar Hunian

Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk gelar penggeledahan blok hunian Warga Binaan, Selasa (17/2). Langkah preventif ini dilakukan sebagai komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Pemasyarakaan guna memastikan ibadah Ramadan 1447 Hijriah berjalan khidmat, tertib, dan kondusif.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.30 WITA ini melibatkan seluruh personel keamanan dan Calon Aparatur Sipil Negara. Fokus utama penggeledahan ini adalah meminimalisir keberadaan barang-barang terlarang, seperti alat komunikasi ilegal, senjata tajam, hingga barang terlarang lainnya yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan ini merupakan deteksi dini jelang Ramadan. "Jelang Ramadan, intensitas kegiatan keagamaan di Lapas akan meningkat. Oleh karena itu, kondisi lingkungan harus dipastikan benar-benar steril dan aman. Kami ingin Warga Binaan menjalankan ibadah puasa, tarawih, dan tadarus dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan," terangnya.

Kegiatan ini juga merupakan instruksi langsung dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia menekankan Ramadan memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda sehingga kesiapsiagaan petugas harus ditingkatkan berkali-kali lipat.

"Saya instruksikan kepada seluruh jajaran, untuk melakukan deteksi dini secara masif. Jangan ada celah bagi masuknya barang terlarang. Kita harus menjamin Warga Binaan dapat beribadah dengan tenang dan aman," tegas Bagus.

Meskipun dilakukan secara mendalam dan teliti, seluruh proses penggeledahan tetap mengedepankan prinsip humanis dan menghormati hak-hak Warga Binaan. Petugas menyisir setiap sudut kamar hunian, mulai dari loker, tempat tidur, hingga ventilasi, namun tetap menjaga suasana tetap kondusif.

Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok meliputi satu handphone, empat sendok besi, gunting, paku, dan botol kaca. Hasil dari penggeledahan ini kemudian didata dan dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kegiatan serupa akan terus ditingkatkan frekuensinya secara insidentil selama Ramadan untuk menjamin Lapas Luwuk tetap berada dalam kondisi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba.

Pihak Lapas juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada para Warga Binaan agar senantiasa menjaga kebersihan kamar dan memperbanyak kegiatan positif selama bulan puasa. Dengan lingkungan yang tertib dan aman, diharapkan momentum Ramadan tahun menjadi sarana perbaikan diri bagi seluruh Warga Binaan menuju pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti. (IR)

 

Kontributor: Lapas Luwuk

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0