23 Narapidana Lapas Semarang Kembali Bebas Asimilasi di Rumah

23 Narapidana Lapas Semarang Kembali Bebas Asimilasi di Rumah

Semarang, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang kembali melaksanakan pembebasan 23 narapidana dalam rangka Asimilasi di rumah, Selasa (25/8). Pembebasan ini dilaksanakan menindaklanjuti Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Penanggulangan Penyebaran Coronavirus disease (COVID-19).

Sebelumnya, 393 narapidana yang mendapatkan asimilasi sudah dipulangkan sejak Bulan April lalu, sedangkan 23 narapidana ini dipulangkan karena mendapatkan Remisi Umum tahun 2020 sehingga memenuhi syarat untuk pelaksanaan Asimilasi di rumah.

Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi, mengatakan asimilasi menjadi langkah tepat agar tidak ada penularan COVID-19 di dalam lapas mengingat lapas sangat rentan terjadinya penularan COVID-19.

“Asimilasi diberikan agar narapidana bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Mereka tidak diperbolehkan keluar rumah sesuai surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai dan tetap mendapatkan pantauan dari petugas Pembimbing Kemasyarakatan balai pemasyarakatan secara dalam jaringan,” jelas Dadi.

Nantinya, akan ada penambahan jumlah narapidana yang bebas asimilasi, namun masih menunggu hasil putusan inkracht dari pengadilan. “Asimilasi diberikan kepada narapidana yang telah menjalani setengah dari masa pidana dan bukan merupakan tindak pidana khusus, seperti narkoba diatas lima tahun, korupsi, teroris, serta kejahatan transnasional lainnya," lanjut Dadi.

Selanjutnya, pelaksanaan asimilasi diserahterimakan langsung kepada keluarga selaku penjamin. Dalam hal ini, penjamin turut berperan untuk mengawasi dan memantau narapidana selama menjalani Asimilasi di rumah.

 

 

Kontributor: Fajar Sodiq

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0