30 Klien Bapas Jakarta Timur-Utara Belajar Teknik Sablon

Share:

Jakarta, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Timur-Utara menggelar bimbingan keterampilan cetak sablon bagi 30 klien mulai tanggal 23-31 Agustus 2017. Dalam kegiatan ini, Bapas Jakarta Timur-Utara menggandeng LPK Jaya Persada.

Pada akhir kegiatan, para peserta juga akan mendapatkan sertifikat dan alat sablon. “Ilmu keterampilan cetak sablon ini dapat kalian pergunakan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik karena cetak sablon juga banyak dibutuhkan atau dicari oleh masyarakat,” ujar Pelaksana Harian Kepala Bapas Jakarta Timur-Utara, Yuli Rosfarita.

Zaini Ismail selaku perwakilan LPK Jaya Persada berterima kasih atas kesempatan untuk mendidik klien-klien Bapas Jakarta Timur-Utara. “Persaingan di dunia usaha sangat ketat sehingga dalam bentuk tim akan lebih solid. Maka dari itu, kita akan membentuk grup whatsapp untuk tanya jawab apabila ada kendala,” tambahnya.

Keterampilan cetak sablon ini diampu oleh dua instruktur, yakni Teguh Sunyoto sebagai instruktur pertama dan Dul Hadi sebagai instruktur kedua. “Screen atau juga disebut kain gasa adalah saran utama untuk proses cetak sablon. Dengan kain screen inilah pemindahan corak gambar atau tulisan diatas benda benda yang di sablon dapat berlangsung dengan baik,” urai Teguh.

Sementara itu, Dul Hadi menjelaskan bahwa sebagai kain gasa, screen memiliki permukaan halus seperti sutera serta memiliki jumlah lubang yang beritngkat-tingkat. Artinya, setiap screen memliki jumlah kerapatan tenunan berbeda yang disesuaikan dengan kegunaan dalam mencetak berbagai benda. Dari kerapatan yang berbeda itulah nantinya bisa dihasilkan tebal tipisnya lapisan tinta sablon yang keluar melalui lubang lubang screen itu.

“Jadi apa yang dinamakan screen printing tidak lain merupakan suatu sebutan tersendiri dari sablon sebab apa yang sebut screen printing adalah teknik mencetak dengan menggunakan kain penyaring,” tuturnya.

Menurut keduanya, keuntungan lain dari screen printing adalah peralatan sederhana yang dapat melakukan pencetakan pada semua benda padat seperti plastik, logam, kayu, kertas, kulit, kaca, dan sebagainya. Begitu juga karena sistem cetak sablon dilakukan pada semua bentuk dan sifat benda, maka untuk memenuhi itu telah diproduksi screen dengan berbagai macam ukuran kerapatan mulai dari ukuran yang paling rendah (jenis screen yang kasar) sampai ukuran kerapatan screen yang paling tinggi (jenis screen yang paling halus) dimana semua itu disesuaikan dengan jenis benda yang hendak disablon.

“Pada dasarnya proses menyablon untuk setiap benda adalah sama. Yang berbeda adalah dalam penggunaan tinta sablonnya sebab setiap benda mempunyai sifat dan jenis yang berbeda. Tinta sablon untuk jenis benda yang dimiliki daya serap tinggi tidak baik digunakan untuk jenis benda yang memiliki daya serap rendah begitu juga sebaliknya,” ungkap Teguh.

“Karena itu masing-masing benda yang hendak disablon harus diketahui jenis dan sifatnya agar dapat ditentukan ukuran kerapatan kain screen yang akan dipakai serta tinta yang paling cocok untuk benda tersebut,” lanjutnya.

Produk-produk screen yang dikeluarkan pada akhirnya memiliki keunggulan berbeda serta memiliki ukuran lebar kain yang dapat memenuhi permintaan pihak yang bergerak dalam industri sablon sehingga dengan kelebaran ukuran yang bagaimanapun juga sesuai dengan benda yang hendak disablon, screen telah tersedia dengan lengkap.

 

 

Kontributor: Bapas Jakarta Timur-Utara

30 Klien Bapas Jakarta Timur-Utara Belajar Teknik Sablon | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya