Agro Wisata Edukasi Pemasyarakatan Lapas Terbuka Kendal Terima Kunjungan Outing Class SDN 2 Bleder
Kendal, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal kembangkan program Agro Wisata Edukasi Pemasyarakatan sebagai sarana pembinaan yang edukatif sekaligus terbuka bagi masyarakat. Sebagai bagian dari program tersebut, Lapas Terbuka Kendal terima kunjungan outing class siswa SD Negeri 2 Bleder, Sabtu (18/7).
Kegiatan didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Iwan Kusmawan, bersama jajaran petugas. Kunjungan ini bertujuan memperkenalkan dunia Pemasyarakatan kepada para pelajar sekaligus memberi pengalaman belajar melalui berbagai program pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Kendal.
Dalam sesi pengenalan, Iwan Kusmawan menjelaskan kepada para siswa mengenai perubahan paradigma pemidanaan dari konsep pemenjaraan menjadi Pemasyarakatan. Menurutnya, Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh pembinaan dan keterampilan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
"Lapas Terbuka Kendal mengedepankan pembinaan yang produktif dan edukatif. Melalui berbagai program kemandirian, Warga Binaan dibekali keterampilan sehingga memiliki bekal untuk hidup mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat. Kami juga ingin memperkenalkan kepada anak-anak bahwa Pemasyarakatan adalah proses pembinaan, bukan sekadar penghukuman," ujar Iwan.
Setelah mendapat penjelasan, para siswa diajak berkeliling melihat berbagai unit pembinaan kemandirian yang menjadi unggulan Lapas Terbuka Kendal, mulai dari rumah maggot, kolam budidaya ikan, kandang ayam KUB, rumah kompos untuk produksi pupuk kohe, kandang sapi, kandang domba, hingga lokasi pembuatan pakan fermentasi untuk ayam.
Selama kegiatan, para siswa tampak antusias. Mereka aktif bertanya tentang proses budidaya ternak, pengelolaan limbah menjadi pupuk organik, hingga pemanfaatan maggot sebagai pakan alternatif.
Sebagai penutup, para siswa mengikuti praktik menanam bibit cabai di media tanam polibag. Bibit yang telah ditanam kemudian dibawa ke sekolah untuk dirawat dan dipantau pertumbuhannya sebagai bagian dari pembelajaran berkelanjutan.
Di kesempatan terpisah, Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, menyampaikan program Agro Wisata Edukasi Pemasyarakatan merupakan upaya mendekatkan Pemasyarakatan kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan hasil pembinaan yang dijalankan di Lapas.
"Kami ingin menghadirkan Lapas Terbuka Kendal sebagai pusat edukasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kunjungan seperti ini, masyarakat khususnya pelajar dapat melihat secara langsung bahwa Warga Binaan dibina dengan berbagai kegiatan produktif yang bernilai ekonomi dan edukatif. Ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sektor pertanian, peternakan, dan lingkungan sejak usia dini," ungkap Nu'man Fauzi.
Sementara itu, Wali Kelas SDN 2 Bleder, Merinda, mengapresiasi kegiatan yang diberikan Lapas Terbuka Kendal. Menurutnya, pembelajaran di luar kelas tersebut memberi pengalaman yang tidak diperoleh siswa hanya melalui buku pelajaran.
"Kegiatan ini menjadi media belajar yang sangat baik bagi para siswa. Anak-anak dapat melihat secara langsung proses budidaya, peternakan, pengolahan pupuk organik, hingga praktik menanam. Mereka terlihat sangat antusias dan memperoleh banyak pengalaman baru yang tentunya akan menambah wawasan serta menumbuhkan kecintaan terhadap dunia pertanian dan lingkungan," tutur Merinda.
Lapas Terbuka Kendal berharap Agro Wisata Edukasi Pemasyarakatan dapat jadi sarana pembelajaran yang memperkenalkan proses pembinaan kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan minat dan kepedulian generasi muda terhadap pertanian, peternakan, dan lingkungan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Terbuka Kendal
What's Your Reaction?


