Akhiri Program Bimbingan, Ini Pesan Bapas Yogya bagi Klien Anak

Share:

Yogyakarta, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mengadakan bimbingan kelompok bagi empat klien Anak dalam rangka pengakhiran masa bimbingan, Selasa (15/5). Pertemuan tersebut melibatkan klien Anak, orang tua klien, dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) yang bertugas.

Keempat anak tersebut merupakan klien bimbingan diversi dan sudah menjalani bimbingan di Bapas Yogyakarta selama tiga bulan sesuai surat ketetapan dari pengadilan. Pada kesempatan ini, petugas Bapas Yogyakarta memberikan bekal akhir kepada keempat klien sebelum kembali sepenuhnya ke bimbingan masing-masing orang tua.

Bertempat di Ruang Ramah Anak Bapas Yogyakarta, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bapas Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna. Ali berpesan kepada keempat klien beserta orang tuanya tentang pentingnya menyadari fitrah manusia di dalam kehidupan.

“Semua orang mengharapkan kebaikan dalam hidup, termasuk kebahagiaan berupa kebanggaan untuk orang tua, bangsa, dan negara,” pesannya.

Untuk terus kuat maju menuju kebahagiaan tersebut, Ali juga memberikan pesan berupa kata HOKI yang berakronim Harapan, Optimis, Keyakinan, dan Ikhlas.

“Harapan. Anak pasti memiliki harapan untuk membahagiakan orang tuanya, begitu pun sebaliknya. Persamaan harapan ini harus terus dikomunikasikan. Optimis. Jika kita terus optimis pasti ada jalan, tidak ada ujian dari Tuhan yang melampaui kemampuan manusia. Keyakinan. Keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa. Dari yang satu bisa menjadi banyak. Itulah yang harus ditanamkan, didiskusikan, dan diingatkan kepada anak. Terakhir, ikhlas. Jika sudah melaksanakan ketiga sebelumnya, serahkan hasilnya pada Tuhan,” jelas Ali.

pengakhiran bimbingan klien Anak Bapas Yogya

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing PK yang bertugas turut memberikan pesan kepada klien dan orang tuanya. PK Farid Edy Susanta mengatakan belajarlah dari kesalahan karena pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya.

PK lainnya, Endang Budi Susilowati memberikan peringatan bahwa diversi hanya bisa satu kali. “Kedepannya, komunikasi anak dan orang tua harus selalu terjalin agar tidak terjadi pengulangan,” pesannya.

Sementara itu, PK Sri Akhadiyanti berpesan agar menumbuhkan keberanian untuk berani bilang ‘tidak’ kepada teman yang mengajak melakukan hal-hal negatif.

Pada kesempatan yang sama, PK sekaligus koordinator acara, Saiful Yusron, berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ajang komunikasi pihak-pihak yang terlibat guna mencapai kepentingan terbaik bagi Anak kedepannya. “Silaturahmi harus terus kita jaga,” pintanya.

Perwakilan Anak dan orang tuanya turut memberikan pesan dan kesannya selama masa bimbingan di Bapas Yogyakarta. Selain menyampaikan rasa terima kasih, mereka berharap Anak bisa mempertahankan kualitas dirinya dan terus meningkat. Acara ditutup dengan penyerahan surat pengakhiran bimbingan kepada masing-masing Anak.

 

 

 

Kontributor: Bondan P.

Akhiri Program Bimbingan, Ini Pesan Bapas Yogya bagi Klien Anak | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya