Bapas Amuntai Dorong Transformasi ABH melalui Pelatihan Kerja di Galeri Ilung

Bapas Amuntai Dorong Transformasi ABH melalui Pelatihan Kerja di Galeri Ilung

Amuntai, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Amuntai laksanakan pendampingan dan pembimbingan terhadap Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dalam pelaksanaan eksekusi pidana pelatihan kerja di Galeri Kembang Ilung Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (7/4). Kegiatan ini menjadi implementasi pembinaan berbasis keterampilan guna mendukung proses reintegrasi sosial anak dengan melibatkan berbagai pihak terkait agar pelaksanaan pidana berjalan edukatif, humanis, dan berorientasi pada masa depan anak.

Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Amuntai, Faizal Nugroho Prasetyo, menyampaikan pelatihan kerja ini tidak sekadar menjalankan putusan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan keterampilan hidup bagi ABH. “Kami memastikan anak mendapatkan pembimbingan secara optimal sehingga mampu memahami kesalahannya dan memiliki bekal keterampilan bermanfaat untuk kehidupan ke depan,” ujarnya.

Senada, Kepala Subseksi Bimbingan Klien Anak, Naily Wardani, menegaskan pentingnya pendekatan pembinaan adaptif dan aplikatif. “Melalui pelatihan ini, anak dibekali kemampuan praktis yang menjadi titik awal perubahan positif dalam hidupnya,” ungkapnya.

Pengurus Galeri Kembang Ilung Kabupaten Hulu Sungai Utara, Supianoor, turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan galeri menjadi ruang belajar yang kondusif bagi anak untuk mengenal budaya lokal sekaligus mengasah keterampilan. “Kami berkomitmen mendampingi anak agar mampu berkarya dan menemukan kepercayaan dirinya kembali melalui proses kreatif,” tegasnya.

Dari sisi keluarga, orang tua anak, APR, bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada anaknya. “Kami sangat berterima kasih karena anak kami tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga dibimbing dan diberi keterampilan. Ini menjadi harapan baru bagi masa depannya,” ucapnya haru.

Sementara itu, Kepala Bapas Amuntai, Subiyanto, menegaskan sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan pembinaan. “Pendampingan ini adalah upaya kami memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan kedua yang layak dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” tegasnya.

Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah terlaksananya eksekusi pidana pelatihan kerja secara tertib dan sesuai ketentuan, meningkatnya keterampilan dasar anak dalam pembuatan kerajinan khas daerah, serta tumbuhnya kesadaran dan motivasi anak untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara Bapas Amuntai, lembaga pelatihan kerja, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pembinaan anak. Diharapkan ABH mampu kembali ke lingkungan sosial sebagai individu yang mandiri, produktif, dan tidak mengulangi perbuatannya di masa mendatang. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Amuntai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0