Barbershop Lapas Tanjung Bekali Warga Binaan Keterampilan Usaha Mandiri

Barbershop Lapas Tanjung Bekali Warga Binaan Keterampilan Usaha Mandiri

Tanjung, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung optimalkan pembinaan kemandirian melalui program barbershop sebagai sarana pembekalan keterampilan produktif dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi Warga Binaan, Selasa (24/2). Program ini dilaksanakan di area Lapas Tanjung dengan melibatkan Warga Binaan sebagai peserta sekaligus pelaksana pembinaan.

Program barbershop tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan keterampilan praktis di bidang jasa pangkas rambut. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya dilatih teknik dasar hingga lanjutan dalam memangkas rambut, tetapi juga dibekali pemahaman tentang pelayanan pelanggan, manajemen usaha sederhana, serta etika berwirausaha.

Kepala Lapas (Kalapas) Tanjung, Tri Joko Wiyono, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu fokus utama dalam sistem Pemasyarakatan. Menurutnya, keterampilan barbershop memiliki peluang usaha yang terbuka luas dan dapat langsung diterapkan setelah Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.

“Program barbershop ini kami hadirkan sebagai bekal nyata bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi. Harapannya, setelah bebas nanti mereka mampu membuka usaha sendiri atau bekerja secara profesional sehingga dapat mandiri dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” ujar Tri Joko Wiyono.

Salah satu Warga Binaan, Jakaria, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. Ia menuturkan bahwa melalui pembinaan barbershop, dirinya memperoleh keterampilan baru yang sebelumnya tidak pernah dipelajari.

“Saya merasa lebih percaya diri karena memiliki kemampuan yang bisa digunakan untuk mencari nafkah. Ilmu ini sangat bermanfaat dan menjadi harapan baru bagi saya setelah menjalani masa pidana,” ungkapnya.

Pelaksanaan barbershop di dalam Lapas Tanjung juga memberi dampak positif secara sosial. Selain meningkatkan keterampilan individu, program ini menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta semangat kerja Warga Binaan. Hasil praktik pangkas rambut pun dimanfaatkan untuk pelayanan internal sehingga menciptakan lingkungan yang tertib, rapi, dan produktif.

Dengan adanya program pembinaan kemandirian melalui barbershop ini, Lapas Tanjung berharap dapat mencetak Warga Binaan yang siap berdaya saing di bidang UMKM. Ke depan, pembinaan serupa akan terus dikembangkan agar semakin banyak Warga Binaan yang memiliki kompetensi dan peluang usaha sehingga mampu berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat setelah bebas nanti. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0