Barbershop Laskarin, Bukti Nyata Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan
Karang Intan, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus perkuat program pembinaan kemandirian berbasis UMKM melalui pengembangan Barbershop Laskarin, usaha pangkas rambut yang sepenuhnya dikelola oleh Warga Binaan. Kegiatan ini menjadi upaya menciptakan Warga Binaan yang terampil, mandiri, dan siap berdaya saing ketika kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan Barbershop Laskarin merupakan implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin penguatan dan peningkatan pendayagunaan Warga Binaan untuk menghasilkan produk UMKM. “Pembinaan kemandirian di Lapas Karang Intan tidak hanya difokuskan pada produksi barang, tetapi juga pada penguasaan keterampilan jasa seperti pangkas rambut ini. Melalui Barbershop Laskarin, Warga Binaan dilatih untuk mengasah keterampilan, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menyiapkan bekal ekonomi yang bermanfaat setelah bebas nanti,” ujarnya, Jumat (24/10).
Salah satu Warga Binaan berinisial R.D. mengungkapkan rasa bangganya bisa berpartisipasi dalam program ini. “Awalnya saya tidak punya keterampilan apa pun. Setelah ikut pelatihan, saya bisa memangkas rambut teman-teman dengan baik. Ini jadi pengalaman berharga dan saya berharap bisa buka usaha sendiri setelah bebas,” tuturnya.
Dengan semangat inovasi dan pemberdayaan, Barbershop Laskarin menjadi simbol komitmen Lapas Narkotika Karang Intan dalam melahirkan Warga Binaan yang kreatif, produktif, dan mandiri. Melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, Pemasyarakatan berupaya agar setiap kegiatan kemandirian mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan ekonomi dan penguatan UMKM nasional.
Kontributor: LPN Karang Intan
What's Your Reaction?


