Belajar Bahasa Inggris Sambil Bermain, Warga Binaan Rutan Majene Ikuti Kelas Interaktif

Belajar Bahasa Inggris Sambil Bermain, Warga Binaan Rutan Majene Ikuti Kelas Interaktif

Majene, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene hadirkan kelas Bahasa Inggris bagi Warga Binaan melalui metode pembelajaran interaktif berbasis permainan, yang dilaksanakan di Aula Rutan Kelas IIB Majene, Kamis (29/1). Sebanyak 15 orang warga binaan mengikuti pembelajaran yang dirancang dengan pendekatan menyenangkan untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan dipandu oleh peserta Magang Nasional Rutan Majene. Rangkaian kegiatan meliputi permainan tebak kata, menyusun huruf menjadi kosakata bahasa Inggris, hingga latihan membuat kalimat sederhana. Metode tersebut bertujuan membantu Warga Binaan memahami materi dengan lebih mudah sekaligus meningkatkan minat belajar.

Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa kelas Bahasa Inggris ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan berbahasa, tetapi juga menjadi ruang berbagi ilmu antara peserta magang dan Warga Binaan.

“Kelas Bahasa Inggris ini kami hadirkan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan tambahan yang bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan dari para peserta magang kepada Warga Binaan,” jelasnya.

Christy turut mengapresiasi kreativitas peserta magang dalam menghadirkan pembinaan kepribadian melalui metode pembelajaran yang aktif dan menarik.

“Saya mengapresiasi kreativitas peserta magang yang mampu menciptakan suasana belajar yang hidup dan menyenangkan. Metode seperti ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar serta memudahkan Warga Binaan dalam memahami materi,” ujarnya.

Salah seorang peserta magang, Nisya, menyampaikan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris perlu dikemas secara interaktif agar materi dapat tersampaikan dengan baik.

“Kami menggunakan permainan tebak kata untuk memperkaya kosakata Bahasa Inggris sekaligus membantu Warga Binaan mengingat dan memahami pengucapan kata dengan lebih mudah,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran bersama Warga Binaan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga proses belajar bersama.

“Saya bersyukur bisa terlibat dalam kelas ini. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi juga memahami proses belajar yang dijalani bersama. Saya berharap pengetahuan yang diperoleh dapat memberikan manfaat ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang Warga Binaan, Nahwi, mengaku kelas Bahasa Inggris tersebut memberikan pengalaman belajar yang baru dan menyenangkan.

“Metode pembelajaran melalui permainan membuat suasananya santai dan tidak membosankan, sehingga materi lebih mudah dipahami. Kami jadi lebih mudah mengingat kosakata Bahasa Inggris. Saya berharap kelas seperti ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Majene

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0