Cabrutan Namlea Miliki Penyulingan Minyak Kayu Putih

Namlea, INFO_PAS – Sejatinya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani masa pembinaan akan diberikan pembinaan kepribadian dan kemandirian. Hal ini berlaku pula bagi WBP Cabang Rumah Tahanan Negara (Cabrutan) Namlea yang ternyata mempunyai tempat penyulingan minyak kayu putih sebagai wujud pembinaan kemandirian bagi mereka. “Namlea adalah salah satu daerah di Kabupaten Buru Provinsi Maluku yang terkenal dengan minyak kayu putih selain tambang emas yang akhir-akhir ini marak dibicarakan dengan gunung botaknya. Ini memberikan peluang bagi kami agar WBP bisa bekerja mandiri dalam proses pengolahan minyak kayu putih sebagai bentuk pembinaan kemandirian,” kata Hamdani, Kepala Cabrutan (Kacabrutan) Namlea, saat dikunjungi Tim Monitoring Evaluasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku, Jumat (20/11). WBP yang melaksanakan aktivitas pengolahan minyak kayu putih ini adalah mereka yang telah melalui program asimiliasi. “Tempat penyulingan minyak k

Cabrutan Namlea Miliki Penyulingan Minyak Kayu Putih
Namlea, INFO_PAS – Sejatinya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani masa pembinaan akan diberikan pembinaan kepribadian dan kemandirian. Hal ini berlaku pula bagi WBP Cabang Rumah Tahanan Negara (Cabrutan) Namlea yang ternyata mempunyai tempat penyulingan minyak kayu putih sebagai wujud pembinaan kemandirian bagi mereka. “Namlea adalah salah satu daerah di Kabupaten Buru Provinsi Maluku yang terkenal dengan minyak kayu putih selain tambang emas yang akhir-akhir ini marak dibicarakan dengan gunung botaknya. Ini memberikan peluang bagi kami agar WBP bisa bekerja mandiri dalam proses pengolahan minyak kayu putih sebagai bentuk pembinaan kemandirian,” kata Hamdani, Kepala Cabrutan (Kacabrutan) Namlea, saat dikunjungi Tim Monitoring Evaluasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku, Jumat (20/11). WBP yang melaksanakan aktivitas pengolahan minyak kayu putih ini adalah mereka yang telah melalui program asimiliasi. “Tempat penyulingan minyak kayu putih ini ada di luar tembok kantor. Oleh karena itu, WBP yang bisa terlibat dalam aktivitas ini hanya mereka yang telah memenuhi persyaratan sesuai aturan yang berlaku,” jelas Kacabrutan. Menurut Hamdani, ide ini dilakukan mengingat prosesnya yang tidak terlalu rumit dan bermanfaat bagi WBP. “Hanya tempat penyulingannya yang kami buat, mengenai bahannya, yakni daun pohon kayu putih sangat mudah didapat dimana saja disini. Pekerjaan seperti ini akan menjadi bekal bagi WBP saat mereka berbaur dengan masyarakat nanti,” kata Hamdani. Prospek pembuatan minyak kayu putih ala WBP ini diharapkan akan menghasilkan produk yang mampu bersaing dengan sejumlah perusahan yang sebelumnya telah berproses. “Optimisme kami adalah menghasilkan produk minyak kayu putih yang berkualitas dan harga yang terjangkau oleh masyarakat,” tuturnya. (IR)     Kontributor: Tersih V.N.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0