Cetak Pribadi Lebih Baik, Lapas Banyuasin Hadirkan Pesantren Ramadan bagi Warga Binaan
Banyuasin, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin gelar Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah bagi Warga Binaan mulai Rabu (25/2). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Hidayah Lapas Banyuasin ini menjadi program pembinaan kepribadian di bidang keagamaan selama Ramadan.
Pembukaan dilakukan secara resmi oleh Kepala Lapas Banyuasin, Tetra Destorie, bersama pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, H. Arif Abdurrahman, dan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin, Ustaz Sarkowi. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan pesantren kilat.
Pesantren Ramadan ini diikuti oleh 149 Warga Binaan dan akan berlangsung selama 18 hari selama Ramadan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung oleh lima tenaga pengajar dari MUI Kabupaten Banyuasin dan Ponpes Al Fatah.
Tetra menegaskan program pembinaan ini bertujuan membentuk pribadi Warga Binaan menjadi lebih baik. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana introspeksi diri.
“Program pembinaan ini harus mampu mengubah Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan belajar untuk menjadi orang yang lebih baik. Saya berharap melalui program ini keimanan makin meningkat, pahala berlimpah, dan kita semua istikomah,” harap Tetra.
Sebelumnya, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Warga Binaan, dilanjutkan dengan saritilawah oleh Nur Ida Rusdiana, Calon Aparatur Sipil Negara Lapas Banyuasin. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti jalannya acara pembukaan.
Pada kesempatan itu, Ustaz Sarkowi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Lapas Banyuasin kepada MUI dalam melaksanakan pembinaan keagamaan. “Kami berharap program syiar Islam ini terus berkelanjutan sehingga para Warga Binaan sebagai santri menimba ilmu dan memperdalam pemahaman agama,” harapnya.
Melalui Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah ini, Lapas Banyuasin terus menunjukkan komitmennya dalam membina Warga Binaan. Tidak hanya dari aspek kemandirian, tetapi juga penguatan spiritual dan moral sebagai bekal kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Banyuasin
What's Your Reaction?


