Ciptakan Peluang Usaha, Lapas Cibinong Bersama Kreasi Dapur Wilmar Siapkan Warga Binaan Jadi Pengusaha Mie Ayam
Cibinong, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakaatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menjalin kolaborasi dengan Kreasi Dapur Wilmar dengan menghadirkan pelatihan produksi mie ayam yang bernilai jual bertempat di Aula Balai Latihan Kerja, Selasa (24/2). Ini merupakan upaya Lapas Cibinong dalam memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan,
Kegiatan ini diikuti sejumlah Warga Binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian di bidang tata boga. Melalui pelatihan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar proses pembuatan mie ayam secara higienis dan berkualitas, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai standar produksi, pengolahan bahan, dan teknik penyajian yang menarik.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Tunggadewi Ratu Wardhani, menjelaskan pelatihan produksi mie ayam dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur agar peserta benar-benar memahami proses dari hulu hingga hilir. “Secara teknis, pelatihan ini kami bagi dalam beberapa tahapan, mulai dari pengenalan bahan baku dan standar kebersihan dapur, praktik langsung pembuatan mie dan topping, hingga simulasi pengemasan dan penyajian produk. Warga Binaan tidak hanya belajar memasak, tetapi juga diajarkan menghitung komposisi bahan, estimasi biaya produksi, dan potensi keuntungan agar mereka memahami dasar-dasar manajemen usaha kuliner,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Chef Dodi selaku perwakilan tim Kreasi Dapur Wilmar menuturkan pelatihan ini dirancang tidak hanya berfokus pada cita rasa, tetapi juga pada konsistensi dan standar kualitas produk. “Kami ingin berbagi pengalaman mengenai teknik dasar hingga detail penting dalam produksi mie ayam yang layak jual. Mulai dari pemilihan bahan, pengolahan mie yang tepat, hingga penyajian yang menarik. Harapannya, keterampilan ini dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi peluang usaha setelah bebas nanti,” harapnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial FH senang dan termotivasi mengikuti pelatihan tersebut. “Saya jadi tahu cara membuat mie ayam yang benar dan higienis, termasuk bagaimana menghitung bahan dan menyajikannya supaya terlihat menarik. Ilmu ini sangat bermanfaat buat saya. Mudah-mudahan nanti setelah kembali ke masyarakat, saya bisa membuka usaha kecil-kecilan,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian di Lapas. “Kerja sama dengan Kreasi Dapur Wilmar menjadi upaya kami menghadirkan pembinaan yang produktif dan berdampak nyata. Melalui pelatihan produksi mie ayam, Warga Binaan dibekali keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sehingga menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Cibinong berharap pembinaan kemandirian tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha, kedisiplinan, dan rasa percaya diri bagi Warga Binaan dalam membangun kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pembinaan. (IR)
Kontributor: Lapas Cibinong
What's Your Reaction?


