Dari Lahan Idle Jadi Produktif, Lapas Banjarmasin Kembangkan Ayam Petelur dan Panen 88 Kg Kangkung
Banjarmasin, INFO_PAS – Lahan di area brandgang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan. Jumat (18/9), sebanyak 85 ekor ayam petelur berusia 24 minggu ditambahkan ke dalam budidaya dengan sistem kandang baterai, sehingga total populasi yang dikelola mencapai 146 ekor dari sebelumnya 61 ekor.
Budidaya tersebut turut menghasilkan 45 butir telur pada hari yang sama. Perawatan ayam dilakukan oleh Warga Binaan dengan didampingi petugas.
Masih di area brandgang, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama jajaran Giatja dan Warga Binaan laksanakan panen kangkung sebanyak 88 kilogram. Hasil panen tersebut langsung dibeli vendor untuk memenuhi kebutuhan Dapur Lapas, sehingga hasil budidaya dapat terserap dan memberikan manfaat langsung bagi penyediaan pangan di lingkungan Lapas.
Akhmad Herriansyah mengatakan pemanfaatan lahan yang tersedia terus didorong agar memberikan hasil nyata.
“Sebisa mungkin kita memanfaatkan lahan idle yang ada di Lapas ini untuk mendukung ketahanan pangan. Salah satunya dengan pembuatan kandang baterai ayam petelur yang sebelumnya sudah kita buktikan berhasil dan benar-benar menghasilkan,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, A, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan budidaya ayam petelur. “Senang bisa ikut merawat ayam di sini. Hari ini dapat 45 telur. Semoga ayamnya sehat terus dan telurnya semakin banyak,” ungkap A.
Panen kangkung dan pengembangan ayam petelur menjadi bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian yang memberi pengalaman langsung kepada Warga Binaan dalam mengelola komoditas pangan, mulai dari perawatan hingga menghasilkan produk yang bernilai guna.
Pemanfaatan lahan produktif tersebut sekaligus mendukung ketahanan pangan dan memberi ruang bagi Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan kerja yang aplikatif. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


