Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Bandanaira Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali tunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika melalui tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan, Rabu (29/4). Kegiatan ini merupakan deteksi dini sekaligus upaya preventif untuk memastikan lingkungan Pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, menegaskan tes urine merupakan keseriusan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. “Tes urine ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan Lapas Bandanaira benar-benar bersih dari narkoba. Upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten, terukur, dan tanpa kompromi," tegasnya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara acak terhadap petugas dan Warga Binaan sebagai sistem pengawasan internal berkelanjutan. Selain sebagai langkah kontrol, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan penguatan integritas bagi seluruh pihak di Lapas.
Salah satu petugas, Hans Krisna Sagala, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai tes urine menjadi pengingat penting bagi seluruh petugas untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
"Tes urine menjadi pengingat setiap petugas harus mampu menjaga diri sekaligus menjaga institusi agar tetap bersih dan berintegritas," ujar Hans.
Dukungan juga datang dari Warga Binaan. Salah satu Warga Binaan, Dedi, mengungkapkan kegiatan ini memberikan rasa aman dan motivasi untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik.
"Ini membuktikan komitmen bersama untuk hidup sehat dan menjauhi narkoba," ungkap Dedi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, satu petugas dan tiga Warga Binaan yang dipilih secara acak dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil ini menunjukkan kondisi Lapas Bandanaira tetap terjaga dan bersih dari narkotika.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator upaya pengawasan dan pembinaan yang selama ini diterapkan berjalan efektif. Kegiatan ini juga selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Bandanaira menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan internal, serta secara konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika. Langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Pemasyarakatan sekaligus mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan berintegritas. (IR)
Kontributor: Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


