Di Balik Tembok Pembinaan, Inovasi DALA LPKA Palu Dampingi Anak Binaan yang Berduka

Di Balik Tembok Pembinaan, Inovasi DALA LPKA Palu Dampingi Anak Binaan yang Berduka

Tolitoli, INFO_PAS – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu fasilitasi seorang Anak Binaan inisial IS hadiri pemakaman ibu kandungnya di kediaman keluarga di Desa Paddumpu, Kabupaten Tolitoli, Kamis (22/10). Pendampingan ini turut diikuti Kepala Seksi Pembinaan, Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Kepala Subseksi Registrasi, serta staf Pengawasan guna memastikan kegiatan berlangsung sesuai prosedur dengan tetap mengutamakan keamanan.

Fasilitasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis Anak Binaan sekaligus implementasi inovasi Dampingan Anak dan Keluarga (DALA) untuk memperkuat hubungan kekeluargaan. Izin luar biasa tersebut telah melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dengan nomor WP.24.PAS.4.PK.06.04-34, dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan, ketentuan yang berlaku, dan prosedur pengamanan.

Kepala LPKA Palu, Welli, menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka atas kehilangan yang dialami IS dan keluarganya. Menurutnya, kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ibu kandung jadi momen yang sangat berarti bagi seorang anak.

“Dalam pelaksanaan pembinaan, kami tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku anak, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan dan kondisi psikologis mereka. Kami memahami bahwa kehilangan seorang ibu merupakan pukulan berat. Karena itu, kami berupaya memfasilitasi kesempatan ini sesuai ketentuan melalui mekanisme Sidang TPP, dengan tetap mengutamakan keamanan. Hal ini sejalan dengan inovasi DALA untuk memastikan Anak Binaan tetap mendapat pendampingan dan dukungan keluarga,” ujar Welli.

Kepala Seksi Pembinaan LPKA Palu, Andi Nuryadin, menambahkan bahwa pendampingan dalam situasi duka merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan emosional Anak Binaan. Keterlibatan keluarga, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan.

“Kami memahami bahwa Anak Binaan memiliki ikatan emosional yang kuat dengan keluarga. Dalam situasi kehilangan seperti ini, kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada orang tua memiliki arti mendalam. Pendampingan ini juga merupakan implementasi inovasi DALA yang menekankan pentingnya hubungan kekeluargaan dalam mendukung proses pembinaan anak,” jelas Andi Nuryadin.

Perwakilan keluarga IS turut menyampaikan terima kasih kepada jajaran LPKA Palu atas perhatian dan bantuan yang diberikan di tengah suasana duka.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Kepala LPKA Palu beserta seluruh jajaran yang telah membantu dan memberikan kesempatan kepada IS untuk menghadiri pemakaman ibu kandungnya. Di tengah kesedihan yang kami rasakan, perhatian dan pendampingan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.

Fasilitasi ini menjadi wujud pendekatan pembinaan yang mengedepankan kepedulian, empati, dan penghormatan terhadap ikatan keluarga. Melalui inovasi DALA, LPKA Palu berupaya hadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang humanis dengan tetap berpegang pada ketentuan serta menjaga keamanan dan ketertiban. (afn)

 

Kontributor: Humas LPKA Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0