Di Lapas Tual, Warga Binaan Belajar Jadi "Juragan" Depot Air
Langgur,INFO_PAS – Pemandangan berbeda terlihat di area Sarana Asimilasi dan Edukasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual. Warga Binaan sibuk mengoperasikan mesin filterisasi air dengan cekatan. Mereka bukan sedang menjalani hukuman semata, melainkan tengah ditempa menjadi “juragan” depot air minum yang mandiri dan profesional. Program unggulan ini membuktikan masa pidana di Lapas Tual telah bertransformasi menjadi inkubator bisnis bagi para Warga Binaan.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menekankan fokus utama pembinaan saat ini adalah mengubah pola pikir Warga Binaan dari "orang yang dihukum" menjadi "orang yang berdaya". Lapas bukan lagi tempat pembuangan, tapi tempat belajar.
“Di depot air ini, mereka belajar manajemen bisnis dari hulu ke hilir—mulai dari teknis filterisasi, menjaga sanitasi, hingga strategi pemasaran. Kami ingin saat mereka bebas nanti, mereka tidak lagi bingung mencari kerja, tapi sudah punya mentalitas seorang pengusaha atau 'juragan' yang bisa membuka lapangan kerja sendiri," tegas Nurchalis.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, L. Laitera, menjelaskan para Warga Binaan dilatih menggunakan teknologi Reverse Osmosis untuk menyulap air payau menjadi air minum berkualitas tinggi. "Mengelola depot air butuh ketelitian tinggi, terutama dalam perawatan filter dan pengecekan kualitas air secara berkala. Warga Binaan sangat antusias. Mereka merasa bangga karena produk yang mereka hasilkan diterima dengan sangat baik oleh pasar," ujarnya.
Respons positif juga datang dari masyarakat sekitar Kota Tual dan Maluku Tenggara, Fresli, yang kini menjadi pelanggan setia. Ia sangat terbantu dengan kehadiran depot air milik Lapas Tual.
"Awalnya saya penasaran bagaimana air dari Lapas. Ternyata rasanya segar, sangat bersih, dan harganya sangat merakyat. Pelayanan Warga Binaannya juga sangat sopan dan profesional, seperti pengelola depot profesional di luar. Sekarang saya rutin isi ulang di sini karena sudah percaya dengan kualitasnya," tutur Fresli.
Melalui program ini, Lapas Tual berhasil membuktikan Pemasyarakatan mampu melahirkan individu-individu baru yang produktif. Dari balik jeruji besi, lahir harapan baru bagi para Warga Binaan untuk menatap masa depan sebagai pribadi yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


