Diminati Pengunjung, 254 Produk Lapas Piru Terjual di Bazar UMKM Pemasyarakatan Maluku

Diminati Pengunjung, 254 Produk Lapas Piru Terjual di Bazar UMKM Pemasyarakatan Maluku

Ambon, INFO_PAS - Karya Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru curi perhatian dalam ajang Bazar UMKM Pemasyarakatan Maluku. Sebanyak 254 produktercatat ludes terjual dalam pameran, Jumat (10/4/0 tersebut. Capaian ini tegaskan keberhasilan program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan oleh Lapas Piru.

Produk bakery menjadi primadona dalam bazar tersebut. Berbagai varian roti hasil olahan Warga Binaan terjual habis dengan total penjualan mencapai 210 produk, terdiri atas roti pisang sebanyak 40 buah, roti sosis 50 buah, roti cokelat 80 buah, dan roti moka 40 buah. Antusiasme pengunjung terhadap produk bakery ini menunjukkan kualitas rasa dan daya saing produk yang semakin meningkat.

Selain bakery, sejumlah produk lainnya juga turut diminati pengunjung. Lukisan pasir kaligrafi kecil terjual sebanyak 2 pasang atau 4 buah. Produk gula merah mencatat penjualan 2 buah untuk kemasan bungkus daun dan 9 buah untuk kemasan pouch. Sementara itu, aneka keripik juga laku terjual, di antaranya keripik sukun ukuran besar 8 bungkus, keripik sukun ukuran kecil 5 bungkus, keripik keladi 7 bungkus, keripik pisang manis 7 bungkus, dan keripik pisang original 4 bungkus.

Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari hasil pembinaan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan.

“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mampu menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat. Partisipasi dalam bazar ini menjadi ruang bagi mereka untuk menunjukkan kualitas dan potensi yang dimiliki,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil proses pembinaan yang berkelanjutan.

“Kami memastikan setiap produk dibuat dengan standar kualitas yang baik, mulai dari proses produksi hingga pengemasan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan produk Warga Binaan yang mampu bersaing di pasaran,” jelasnya.

Salah satu pengunjung, Azren, yang membeli produk bakery, mengaku terkesan dengan rasa dan kualitas yang ditawarkan.

“Rotinya enak dan lembut, rasanya tidak kalah dengan produk di luar. Saya cukup terkejut karena ini hasil karya Warga Binaan, dan tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.

Keikutsertaan Lapas Piru dalam Bazar UMKM Pemasyarakatan Maluku ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program pembinaan berbasis kemandirian, sekaligus memperkuat upaya reintegrasi sosial Warga Binaan melalui karya produktif yang bernilai dan diterima masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat gotong royong, mencerminkan komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertib. (afn)

 

Kotnributor: Humas Lapas Piru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0