Dirjen PAS Resmikan Operasionalisasi LPP & LPKA Jakarta

Share:

Jakarta, INFO_PAS – Kamis (8/6) menjadi hari spesial bagi jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta pimpinan Ika Yusanti dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta yang dikepalai oleh Herastini. Bersamaan dengan kegiatan Safari Ramadhan, hari itu kedua Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPT PAS) baru di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta tersebut diresmikan operasionalisasinya oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), I Wayan K. Dusak.

Berlangsung di lapangan Lapas Perempuan Jakarta, peresmian kedua UPT PAS itu juga disaksikan oleh pejabat struktural Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, para Kepala UPT PAS wilayah DKI Jakarta, serta sesepuh Pemasyarakatan.

“Penyediaan sarana dan prasarana seperti lapas maupun LPKA merupakan salah satu wujud komitmen dan upaya pemerintah dan pemerintah daerah dalam rangka mendukung keberhasilan terhadap sasaran pembangunan nasional yang ingin dicapai guna meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia,” terang Dusak.

Dirjen PAS saat meresmikan operasionalisasi LPP dan LPKA Jakarta

Dirjen PAS menambahkan bahwa lapas maupun LPKA merupakan suatu rangkaian kesatuan dalam proses penegakan hukum pidana. Oleh karena itu, pelaksanaannya tidak dapat dipisahkan dari pengembangan konsepsi umum mengenai pemidanaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Saya berharap dengan diresmikannya Lapas Perempuan dan LPKA Jakarta dapat menjadi lembaga pembinaan yang memiliki spesifikasi fungsi khusus yang tepat dan berhasil guna dalam memberikan bekal hidup bagi WBP ketika kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Endang Sudirman, menyebut pembangunan dua UPT PAS baru di wilayahnya sebagai upaya untuk memberikan pembinaan yang lebih baik kepada WBP. Namun, ia mengakui pihaknya masih terganjal keterbatasan tempat, misalnya Lapas Perempuan Jakarta yang masih berbagi tempat dengan Rumah Tahanan Negara Jakarta Timur dan LKPA Jakarta masih berlokasi di Lapas Salemba.

“Kami berupaya melakukan operasionalisasi. Para pejabatnya juga sudah dilantik. Kami butuh dukungan sarana, prasarana, dan anggaran karena saat ini masih sebatas operasional,” urai Endang.

Hari itu, Lapas Perempuan Jakarta juga mendapat bantuan operasional berupa sarana prasarana dari Yayasan Tangan Pengharapan berupa komputer. Acara kemudian dilanjutkan dengan tausyiah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustad H. Qomar.

Pelawak sekaligus mantan anggota DPR RI ini menyampaikan materi tentang istiqomah. Ia juga menyampaikan kriteria orang yang melakukan ibadah menurut Ibnu Sina.

“Pertama, orang yang beribadah karena ingin masuk surga. Ibadahnya seperti pedagang, hitung-hitungan, dan ingin dipuji. Kedua, orang yang beribadah karena takut masuk neraka. Ibadahnya seperti budak,  terjebak rutinitas. Ketiga, orang yang beribadah tidak berharap surga dan takut neraka, namun menghadap ridha Allah. Ibadahnya penih dengan cinta,” ujar Qomar.

Dirjen PAS Resmikan Operasionalisasi LPP & LPKA Jakarta | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya