Ditengah Keterbatasan, Rutan Kefamenanu Tetap Laksanakan Kegiatan Pertanian

Kefamenanu, INFO_PAS – Dalam keterbatasan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu tetap melaksanakan pembinaan kemandirian, khususnya bidang pertanian. Dihubungi pada Selasa (28/2), Kepala Rutan Kefamenanu, Untung C. Sidarto, menyebut pihaknya memanfaatkan lahan tidur yang berada di belakang kantor dan diolah mengunakan hand tractor.  “Kami memiliki beberapa lahan kosong yang terletak di belakang kantor,sehingga manfaatkannya untuk kegiatan pertanian. Rencananya akan kami tanami tanaman holtikultura,” ucap Untung Saat ini, Rutan Kefamenanu memiliki lahan yang cukup luas yakni 158.142 m². Lahan tersebut belum termasuk lahan/tanah kantor. Mengingat terbatasnya sumber daua manusia dan biaya, hanya lahan produktif dan terjangkau saja yang dimanfaatkan untuk pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). “Dana pembinaan kemandirian untuk rutan tidak lagi dialokasikan dalam DIPA, namun dengan semangat yang tinggi kami

Ditengah Keterbatasan, Rutan Kefamenanu Tetap Laksanakan Kegiatan Pertanian
Kefamenanu, INFO_PAS – Dalam keterbatasan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu tetap melaksanakan pembinaan kemandirian, khususnya bidang pertanian. Dihubungi pada Selasa (28/2), Kepala Rutan Kefamenanu, Untung C. Sidarto, menyebut pihaknya memanfaatkan lahan tidur yang berada di belakang kantor dan diolah mengunakan hand tractor.  “Kami memiliki beberapa lahan kosong yang terletak di belakang kantor,sehingga manfaatkannya untuk kegiatan pertanian. Rencananya akan kami tanami tanaman holtikultura,” ucap Untung Saat ini, Rutan Kefamenanu memiliki lahan yang cukup luas yakni 158.142 m². Lahan tersebut belum termasuk lahan/tanah kantor. Mengingat terbatasnya sumber daua manusia dan biaya, hanya lahan produktif dan terjangkau saja yang dimanfaatkan untuk pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). “Dana pembinaan kemandirian untuk rutan tidak lagi dialokasikan dalam DIPA, namun dengan semangat yang tinggi kami tetap optimis untuk melaksanakan kegiatan tersebut agar mejadi bekal WBP apabila telah bebas dan berkumpul kembali di tengah-tengah masyarakat,” tutur Karutan. Walaupun sejak tahun 2016 anggaran pembinaan kemandirian untuk rutan sudah tidak ada, Untung akan tetap berupaya secara mandiri agar WBP Rutan Kefamenanu memiliki bekal setelah bebas nanti. “Mudah-mudahan tahun depan dana pembinaan kemandirian rutan dialokasikan kembali sehingga kegiatan-kegiatan seperti ini dapat lebih maju lagi,” harapnya.     Kontributor: Putu Perdana

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0