Dorong Kemandirian, Bapas Denpasar Panen Lele dan Nila Bersama Klien Pemasyarakatan
Denpasar, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar gelar panen budidaya ikan lele dan nila bersama Klien Pemasyarakatan sebagai bagian dari program bimbingan kemandirian, Kamis (9/7). Kegiatan ini sekaligus dukung program ketahanan pangan nasional melalui pembimbingan yang produktif.
Program budidaya perikanan bertujuan membekali Klien dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pembimbingan. Kegiatan tersebut juga dukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, Bapas Denpasar panen ikan lele dan nila dengan total hasil 10 kilogram. Hasil panen ini menunjukkan pembimbingan tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga kembangkan keterampilan yang bernilai ekonomi sebagai bekal berwirausaha.
Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa, I Nyoman Sudiarta, mengatakan pembimbingan kemandirian menjadi salah satu strategi Bapas Denpasar dalam mempersiapkan Klien agar mampu hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat.
"Budidaya perikanan ini mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembimbingan mampu menjadi bekal bagi Klien untuk membangun kehidupan yang lebih baik," ujar Sudiarta.
Sementara itu, Kepala Bapas Denpasar, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menegaskan kegiatan budidaya menjadi bagian dari upaya hadirkan pembimbingan yang berdampak nyata bagi Klien.
"Program pembimbingan harus mampu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh Klien. Melalui kegiatan budidaya seperti ini, kami ingin mendorong tumbuhnya kemandirian, produktivitas, serta mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah," ujar Kadek Dedy.
Melalui program budidaya perikanan ini, Bapas Denpasar berharap Klien memiliki keterampilan dan pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk berusaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Denpasar
What's Your Reaction?


