Dukung Ketahanan Pangan, Puluhan Warga Binaan Lapas Cipinang Terima Premi Hasil Kerja

Dukung Ketahanan Pangan, Puluhan Warga Binaan Lapas Cipinang Terima Premi Hasil Kerja

Jakarta, INFO_PAS – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang bangun Warga Binaan yang produktif terus diwujudkan melalui program pembinaan kemandirian. Sebagai bentuk pemenuhan hak sekaligus apresiasi atas hasil kerja mereka, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, serahkan buku tabungan premi kepada 74 Warga Binaan yang aktif ikuti program pembinaan kerja, Kamis (3/7).

Pemberian premi merupakan hak Warga Binaan yang bekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Program ini menjadi bentuk penghargaan atas produktivitas mereka sekaligus mendorong tumbuhnya etos kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola hasil usaha sebagai bekal reintegrasi sosial setelah bebas.

Dr. Syarpani menegaskan pembinaan kemandirian harus mampu memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat.

"Kami ingin setiap Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki pengalaman bekerja, menghargai proses, dan memahami bahwa setiap usaha yang dilakukan memiliki nilai. Premi ini merupakan bentuk penghargaan atas produktivitas sekaligus motivasi agar mereka semakin percaya diri membangun kehidupan yang mandiri setelah kembali ke masyarakat," ujar Dr. Syarpani.

Menurutnya, pembinaan produktif di Lapas Cipinang terus diarahkan untuk dukung program ketahanan pangan sekaligus tumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui berbagai unit kegiatan kerja, seperti peternakan ayam petelur, pertanian, perikanan, bakery, dan pengolahan hasil pertanian.

Sementara itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Lis Susanti, menjelaskan bahwa premi diberikan secara objektif berdasarkan keikutsertaan dan produktivitas Warga Binaan dalam kegiatan kerja.

"Sepanjang tahun 2025, hasil karya Warga Binaan menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp21.361.000. Sementara periode Januari hingga Juni 2026 tercatat sebesar Rp9.206.000. Khusus periode Juni 2026, premi yang disalurkan kepada 74 Warga Binaan mencapai Rp7.338.000. Capaian ini menunjukkan bahwa program pembinaan mampu menghasilkan karya yang bernilai sekaligus memberikan kontribusi bagi penerimaan negara," jelasnya.

Ia menambahkan, penggunaan buku tabungan juga menjadi bagian dari edukasi literasi keuangan agar Warga Binaan terbiasa mengelola hasil kerja secara bertanggung jawab sejak menjalani pembinaan.

Salah seorang penerima premi, FY, mengaku bangga karena hasil kerjanya mendapat penghargaan.

"Kami merasa kerja keras kami dihargai. Selain memperoleh keterampilan, kami juga belajar disiplin, bertanggung jawab, dan mengelola hasil kerja dengan baik. Pengalaman ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berkembang dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas," ungkapnya.

Melalui pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, Lapas Cipinang terus memperkuat implementasi inovasi Mewirausahakan Lapas, yaitu membangun Warga Binaan menjadi pribadi yang produktif, terampil, dan berjiwa wirausaha. Langkah ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya penguatan pembinaan kemandirian, pemasaran hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan UMKM, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas I Cipinang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0