Lapas Terbuka Kendal Pasarkan 200 Kilogram Telur Puyuh Hasil Budidaya Warga Binaan

Lapas Terbuka Kendal Pasarkan 200 Kilogram Telur Puyuh Hasil Budidaya Warga Binaan

Kendal, INFO_PAS – Sebanyak 200 kilogram telur puyuh hasil Budidaya Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal dipasarkan kepada pengepul yang telah menjadi mitra, Senin (6/7). Penjualan tersebut wujud keberlanjutan program peternakan yang tidak hanya penuhi target produksi, tetapi juga hasilkan komoditas yang terserap pasar.

Telur puyuh tersebut merupakan hasil budidaya yang dikelola Warga Binaan di bawah pendampingan petugas. Selama mengikuti program ini, mereka mempelajari berbagai tahapan beternak, mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan, pengelolaan kesehatan ternak, hingga penanganan hasil panen.

Saat ini, peternakan burung puyuh di Lapas Terbuka Kendal mampu memproduksi rata-rata 3.400 butir telur per hari. Seluruh hasil produksi dipasarkan melalui pengepul yang telah menjalin kerja sama sehingga distribusi dapat berlangsung secara rutin.

Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, mengatakan penjualan 200 kilogram telur puyuh menunjukkan bahwa program budidaya yang dijalankan mampu memberikan hasil sekaligus menjadi sarana belajar bagi Warga Binaan.

"Penjualan 200 kilogram telur puyuh ini menunjukkan bahwa kegiatan budidaya yang kami jalankan mampu menghasilkan produk yang diminati pasar. Warga Binaan juga belajar memahami seluruh proses, mulai dari pemeliharaan ternak hingga pemasaran hasil panen. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat," ujar Nu'man Fauzi.

Ia menambahkan, kemitraan dengan pengepul menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan pemasaran hasil panen. Dengan adanya kepastian pasar, proses budidaya dapat berjalan lebih terarah dan hasil produksi terserap secara optimal.

Sementara itu, Farid, pengepul yang selama ini membeli telur puyuh dari Lapas Terbuka Kendal, mengaku puas terhadap kualitas maupun kontinuitas pasokan yang diterimanya.

"Kami sudah beberapa kali mengambil telur puyuh dari Lapas Terbuka Kendal. Kualitasnya baik dan pasokannya cukup konsisten, sehingga memudahkan kami memenuhi kebutuhan pelanggan," ungkapnya.

Pemasaran hasil panen ini menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan budidaya di Lapas Terbuka Kendal berjalan dari hulu hingga hilir. Selain menghasilkan komoditas yang bernilai ekonomi, program tersebut juga memberi pengalaman kepada Warga Binaan dalam mengelola usaha peternakan secara berkelanjutan, termasuk memahami pentingnya menjaga kualitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Terbuka Kendal

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0