Dukung MBG, Kanwil Ditjenpas Sulsel Apresiasi Produk Tempe Lapas Perempuan Sungguminasa

Dukung MBG, Kanwil Ditjenpas Sulsel Apresiasi Produk Tempe Lapas Perempuan Sungguminasa

Sungguminasa, INFO_PAS - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan (Sulsel) apresiasi kerja sama antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Sungguminasa dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gowa Pattallassang Borongpala’la dalam penyediaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (29/1).

Apresiasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dirangkaikan dengan pendistribusian perdana produk tempe hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa. PKS ditandatangani oleh Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa, Yohani Widayati, dan Kepala SPPG Gowa Pattallassang Borongpala’la, Fadel Muhammad Putra YB, disaksikan jajaran pejabat terkait. Pada tahap awal, sebanyak 350 pcs tempe didistribusikan kepada SPPG.

Kerja sama tersebut mencakup pengadaan bahan baku berupa tempe dan roti hasil produksi Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa untuk mendukung keberlanjutan Program MBG. Hal ini menunjukkan keterlibatan aktif UPT Pemasyarakatan dalam mendukung program strategis pemerintah.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa kolaborasi ini mencerminkan arah pembinaan Pemasyarakatan yang produktif dan berorientasi manfaat.

“Kerja sama ini selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pembinaan kemandirian Warga Binaan diarahkan agar bernilai guna, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan program pemerintah. Produk Warga Binaan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Rudy.

Menurutnya, keterlibatan Warga Binaan dalam Program MBG menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam menanamkan etos kerja, tanggung jawab, serta kesiapan berwirausaha sebagai bekal reintegrasi sosial.

Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa, Yohani Widayati, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan yang dapat dimanfaatkan secara langsung.

“Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. Warga Binaan mendapatkan pengalaman kerja dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal positif saat kembali ke masyarakat,” jelas Yohani.

Sementara itu, Kepala SPPG Gowa Pattallassang Borongpala’la, Fadel Muhammad Putra YB, mengapresiasi kualitas produk hasil pembinaan Warga Binaan.

“Kami menilai produk tempe yang dihasilkan memenuhi standar dan layak mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Kerja sama ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan saling menguntungkan,” tuturnya.

Dengan kerja sama ini, Kanwil Ditjenpas Sulsel mendorong agar pembinaan kemandirian di UPT Pemasyarakatan tidak hanya bersifat internal, tetapi mampu terhubung dengan kebutuhan nyata masyarakat dan program nasional yang berdampak luas. (afn)

 

Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Sulsel

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0