Dukung Program Aksi Kemenimipas, Rutan Marabahan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Marabahan, INFO_PAS - Mengawali tahun baru 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan gelar tes urine terhadap 30 Warga Binaan dan 10 petugas, Rabu (7/1). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya poin ke-6, yakni memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
Warga Binaan yang mengikuti tes urine dipilih secara acak dari beberapa blok hunian. Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan oleh petugas klinik Rutan Marabahan dan diawasi ketat oleh petugas pengamanan agar pelaksanaan berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
Sebelum pelaksanaan tes urine, Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Marabahan, Syarifuddin, terlebih dahulu memberikan arahan kepada para Warga Binaan. “Tes urine ini merupakan upaya kami agar lingkungan Rutan tetap sehat dan aman. Jadi, kami harap kalian kooperatif dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengingat untuk menjauhi narkoba,” pintanya.
Terpisah, Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, menegaskan pihaknya mengambil langkah deteksi dini melalui tes urine bagi para petugas dan warga binaan. “Ini merupakan komitmen kami dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, sejalan dengan Program Aksi Kemenimipas,” ungkapnya.
Senada, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Muhammad Zulham, menambahkan tes urine merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib). “Deteksi dini sangat penting untuk mencegah masuk dan beredarnya narkoba ke Rutan. Melalui pemeriksaan seperti ini, kami dapat memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan meminimalkan potensi gangguan kamtib,” jelasnya.
Salah seorang petugas Rutan Marabahan, Abdul Fattah, menyampaikan pentingnya tes urine dilakukan secara menyeluruh bagi para Warga Binaan dan petugas. “Kami sebagai petugas Pemasyarakatan juga ingin membuktikan integritas kami sekaligus menjadi contoh dalam dalam membina Warga Binaan,” tuturnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta tes urine, baik Warga Binaan maupun petugas, dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil tersebut menunjukkan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan di Rutan Marabahan berjalan dengan baik, serta didukung oleh komitmen bersama seluruh jajaran. (IR)
Kontributor: Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


