Dukung Program MBG, Rutan Kandangan Pelajari Dapur Sehat SPPG
Kandangan, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kandangan laksanakan studi tiru ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kandangan, Kamis (29/1), sebagai tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka mendukung Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi arahan Presiden Republik Indonesia serta sejalan dengan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait pembangunan dan penguatan dapur sehat pada satuan kerja Pemasyarakatan.
Studi tiru tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung tata kelola penyediaan makanan bergizi, standar dapur sehat, alur distribusi, serta sistem manajemen pemenuhan gizi yang diterapkan di SPPG Kandangan. Hasil pembelajaran ini akan menjadi referensi dalam persiapan pelaksanaan Program MBG di lingkungan Rutan Kandangan.
Kepala Rutan Kandangan, Keynes, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan Rutan dalam mendukung kebijakan nasional secara optimal.
Ia menjelaskan bahwa melalui studi tiru tersebut, jajaran Rutan Kandangan dapat memahami standar kesehatan, gizi, dan keamanan pangan yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan Program MBG.
“Studi tiru ini merupakan bentuk tindak lanjut atas PKS yang telah ditandatangani sekaligus upaya kami memastikan pelaksanaan Program MBG di Rutan Kandangan nantinya berjalan sesuai standar kesehatan, gizi, dan keamanan pangan,” ujar Keynes.
Lebih lanjut, Keynes menegaskan bahwa penguatan dapur sehat tidak hanya mendukung keberhasilan program nasional, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemenuhan hak dasar Warga Binaan.
“Arahan Presiden Republik Indonesia dan kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi pedoman kami. Rutan Kandangan siap berperan aktif mendukung program strategis nasional melalui penguatan sarana dapur sehat dan penyediaan makanan bergizi bagi Warga Binaan,” tambahnya.
Melalui kegiatan studi tiru ini, Rutan Kandangan diharapkan mampu mengadopsi praktik terbaik yang diterapkan SPPG Kandangan sebagai dasar penyusunan langkah teknis dan kebijakan internal, sehingga pelaksanaan Program MBG dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Kandangan
What's Your Reaction?


