Empat Warga Binaan Katolik di Lapas Perempuan Manokwari Jalani Misa Rabu Abu
Manokwari, INFO_PAS - Empat Warga Binaan beragama Katolik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Manokwari jalani Misa Rabu Abu, Rabu (18/2). Misa berlangsung dengan khidmat sebagai penanda dimulainya Masa Prapaskah.
Kepala Lapas Perempuan Manokwari, Lince Bela, menegaskan pemenuhan hak beribadah merupakan pembinaan kepribadian. “Kami memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan haknya untuk beribadah. Momentum Rabu Abu menjadi ruang refleksi agar mereka semakin kuat secara spiritual dan siap menjalani proses pembinaan dengan penuh harapan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, misa dipimpin oleh Romo E. Kambia, Pr., yang mengajak umat untuk memaknai abu sebagai simbol kerendahan hati dan pertobatan. Penerimaan abu di dahi menjadi momen refleksi bagi para Warga Binaan untuk memperbaiki diri dan memperkuat komitmen menjalani pembinaan dengan lebih baik.
“Abu yang kita terima hari ini mengingatkan hidup adalah kesempatan untuk berubah. Tuhan selalu membuka pintu pengampunan bagi siapa saja yang mau kembali,” pesan Romo Kambia.
Salah satu Warga Binaan berinisial P menyampaikan rasa syukurnya dapat mengikuti misa. “Saya merasa lebih tenang dan diingatkan untuk memperbaiki diri. Misa ini memberi saya semangat baru untuk berubah menjadi lebih baik,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengawasan petugas. (IR)
Kontributor: LPP Manokwari
What's Your Reaction?


