Gali Data Litmas di Rutan Rantau, PK Bapas Amuntai Dorong Warga Binaan Tata Masa Depan
Rantau, INFO_PAS – Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda Balai Pemasyarakatan (Bapas) Amuntai, Anto Setiawan, lakukan penggalian data dan informasi untuk penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) usulan program integrasi terhadap Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau, Senin (6/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembimbingan kemasyarakatan pastikan setiap usulan hak integrasi didasarkan pada data yang akurat, objektif, serta cerminkan kesiapan Warga Binaan jalani proses reintegrasi sosial.
Dalam kegiatan tersebut, Anto lakukan wawancara mendalam dengan Warga Binaan telusuri latar belakang kehidupan, perkembangan perilaku selama menjalani pembinaan, dukungan keluarga, serta rencana setelah kembali ke tengah masyarakat. Selain menggali data, ia juga beri penguatan dan nasihat agar Warga Binaan manfaatkan masa pidana sebagai kesempatan memperbaiki diri melalui berbagai program pembinaan yang tersedia.
"Setiap proses Litmas tidak hanya bertujuan mengumpulkan data, tetapi juga menjadi ruang untuk memberikan motivasi kepada Klien agar mulai berpikir tentang masa depan. Kami mengajak mereka mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal membangun kehidupan yang lebih baik, bertanggung jawab, dan tidak mengulangi pelanggaran hukum," ujar Anto.
Warga Binaan HF menyampaikan bahwa proses wawancara dan pembimbingan yang diterimanya menjadi dorongan untuk lebih optimistis menghadapi kehidupan setelah bebas. Ia mengaku bertekad memanfaatkan kesempatan pembinaan sebaik-baiknya agar dapat kembali diterima oleh keluarga dan masyarakat.
"Saya menyadari kesalahan yang pernah saya lakukan. Nasihat dari Pembimbing Kemasyarakatan membuat saya semakin yakin untuk mengikuti semua program pembinaan dengan baik. Saya ingin berubah, bekerja secara jujur, dan membuktikan kepada keluarga bahwa saya mampu menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab," ungkap HF.
Kepala Bapas Amuntai, Subiyanto, menegaskan bahwa Penelitian Kemasyarakatan memiliki peran strategis dukung pelaksanaan sistem Pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan keberhasilan reintegrasi sosial. Menurutnya, rekomendasi Litmas harus disusun berdasarkan asesmen yang profesional agar mampu memberikan gambaran utuh mengenai kesiapan Warga Binaan memperoleh hak integrasi.
"Litmas menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap usulan program integrasi disusun secara objektif, profesional, dan berdasarkan kondisi nyata Warga Binaan. Melalui proses ini, kami juga ingin mendorong mereka memiliki perencanaan hidup yang lebih baik setelah bebas sehingga siap kembali menjadi bagian dari masyarakat yang taat hukum dan bertanggung jawab," tegas Subiyanto.
Melalui kegiatan ini, Bapas Amuntai memperoleh data dan informasi sebagai dasar penyusunan Litmas usulan integrasi. Di sisi lain, Warga Binaan juga mendapatkan penguatan moral dan motivasi untuk ikuti program pembinaan secara disiplin sebagai bekal hadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Amuntai
What's Your Reaction?


