Gandeng DP3A, Bapas Baubau Gagas Layanan Konseling dan Konsultasi Hukum Gratis

Gandeng DP3A, Bapas Baubau Gagas Layanan Konseling dan Konsultasi Hukum Gratis

Baubau, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau berkolaborasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau gagas kegiatan bertajuk layanan konseling, konsultasi psikologi, dan konsultasi hukum gratis di Lippo Plaza Buton. Giat ini berlangsung selama dua hari mulai Rabu (31/8) hingga Kamis (1/9).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Baubau, Laode Ahmad Monianse. Hadir pula Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Baubau, pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah dan BUMN/BUMD Kota Baubau, jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara dan Bapas Baubau, serta perwakilan Klien Pemasyarakatan.

Pada kesempatan ini, 15 Pembimbing Kemasyarakatan dengan latar belakang pendidikan psikologi hingga hukum dikerahkan untuk memberikan konseling dan bantuan hukum secara gratis bagi Klien Pemasyarakatan dan masyarakat. DP3A Kota Baubau juga menyiagakan belasan personelnya yang ahli dan telah berpengalaman di bidang konseling dengan latar belakang psikologi.

Kepala Bapas Baubau, Sri Maryani, melaporkan kegiatan tersebut menjadi salah satu strategi meningkatkan kualitas hidup Klien Pemasyarakatan. Kerja sama dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendukung terselenggaranya pembimbingan Klien Pemasyarakatan.

“Seyogyanya fungsi pembimbingan terhadap Klien Pemasyarakatan dilaksanakan secara mandiri oleh Bapas, namun untuk lebih meningkatkan dan memaksimalkan keberhasilan fungsi tersebut, penting menggandeng pihak lain untuk berkilaborasi dan bersinergi bersama pemerintah daerah karena Klien Pemasyarakatan juga adalah warga yang perlu mendapatkan perhatian,” terang Sri.

Kepala Divisi Administrasi mewakili Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara, Susilo Purwanto, menjelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah memberikan bantuan kepada Klien Pemasyarakatan dalam menangani dan menyelesaikan masalah yang dihadapi, baik yang timbul dalam diri sendiri, keluarga, maupun dalam berinteraksi dalam masyarakat. Ia juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kota Baubau dalam pembentukan ‘Griya Abhipraya’, yakni rumah singgah sebagai rumah harapan bagi Klien Pemasyarakatan.

"Peningkatan proses pembimbingan melalui kolaborasi program layanan konseling, konsultasi psikologi, dan konsultasi hukum, khususnya bagi Klien Pemasyarakatan, dengan pelibatan sumber daya yang kompeten, professional, dan ahli di bidangnya sangatlah penting sebagai bagian dan upaya sistematis Bapas Baubau dalam melakukan peningkatan kualitas kepribadian Klien," jelas Susilo.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas P3A Kota Baubau, Waode Muhibbah Suryani. “Semoga dengan diselenggarakannya kegiatan ini berdampak pada menurunnya tindak kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak di Kota Baubau,” harapnya.

Sebelumnya, Laode Ahmad Monianse selaku Walikota Baubau saat membuka kegiatan menyampaikan konsultasi psikologi untuk kesehatan mental sama pentingnya dengan konsultasi ke dokter untuk kesehatan fisik. Pria yang akrab disapa LAM ini mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan edukasi psikologi dan hukum bagi masyarakat sehingga diharapkan berdampak menurunnya tindak kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak.

"Saat ini isu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Baubau masih cukup tinggi. Fakta tersebut menunjukkan rendahnya pemahaman masyarakat tentang hukum," jelas LAM. (IR)

 

Kontributor: Bapas Baubau

What's Your Reaction?

like
6
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0