HARI ANAK NASIONAL, 795 ANAK PIDANA MENDAPAT REMISI

  Jakarta. Bertepatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan pengurangan hukuman (Remisi) kepada 795 Anak Pidana. Dengan rincian:  Remisi Anak I (RA I atau pengurangan sebagian/masih menjalani sisa pidana) ada 784 anak dan Remisi Anak II (RA atau habis masa pidana/bebas) sebanyak 11 anak. Besarnya remisi yang diberikan antara satu bulan hingga enam bulan, bergantung lama pidana yang sudah dijalani. Selain berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan yang diselenggar
HARI ANAK NASIONAL, 795 ANAK PIDANA MENDAPAT REMISI

  Jakarta. Bertepatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan pengurangan hukuman (Remisi) kepada 795 Anak Pidana. Dengan rincian:  Remisi Anak I (RA I atau pengurangan sebagian/masih menjalani sisa pidana) ada 784 anak dan Remisi Anak II (RA atau habis masa pidana/bebas) sebanyak 11 anak. Besarnya remisi yang diberikan antara satu bulan hingga enam bulan, bergantung lama pidana yang sudah dijalani. Selain berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan pihak Lapas/Rutan, anak pidana tersebut sudah menjalani masa pidana paling singkat enam bulan. Pemberian Remisi Anak  tersebut didasarkan pada Pasal 34C ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 serta Pasal 18 dan Pasal 19 Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 21 Tahun 2013 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Bebas Bersyarat. Pasal 19 ayat (2) menyebutkan bahwa pemberian remisi anak dilaksanakan pada Hari Anak Nasional. Pemberian Remisi Anak bertujuan agar anak yang bermasalah dengan hukum (ABH) mendapatkan pengurangan masa pidana dengan pertimbangan demi kepentingan masa depan anak; mengurangi beban psikologi serta mempercepat proses integrasi. Dengan harapan anak-anak tersebut bisa segera berkumpul kembali dengan keluarga dan masyarakat dalam rangka menata masa depannya dengan lebih baik lagi. Saat ini jumlah anak yang menghuni Lapas/Rutan seluruh Indonesia sebanyak 5.418 orang, dengan rincian 3.284 Anak Pidana, dan 2.134 Tahanan Anak. Wilayah terbanyak yang mendapatkan remisi anak adalah Sumatera Utara ada 78 anak, disusul Banten sebanyak 77 (satu diantaranya bebas) dan Sumatera Selatan ada 63 anak, 3 diantaranya langsung bebas.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0