Jaga Kedekatan Keluarga, Lapas Perempuan Ambon Buka Layanan Titipan Takjil bagi Warga Binaan
Ambon, INFO_PAS – Masuki fase sepuluh hari kedua bulan suci Ramadan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon terus terus berikan pelayanan prima. Hal ini terlihat dari tetap dibukanya layanan penitipan takjil dan makanan bagi keluarga Warga Binaan pada hari ke-19 Ramadan, Senin (9/3).
Pantauan di lokasi menunjukkan petugas piket layanan dengan sigap menerima dan memeriksa setiap paket takjil yang datang dari para pengunjung. Meski telah berjalan lebih dari dua pekan, intensitas keluarga yang mengantarkan paket berbuka puasa tetap stabil, menunjukkan pentingnya layanan ini sebagai penyambung kasih sayang antara Warga Binaan dan keluarga di luar.
Layanan khusus Ramadan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Perempuan Ambon untuk memberikan kenyamanan bagi Warga Binaan yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus memastikan hak mereka untuk tetap menerima perhatian dari keluarga terpenuhi dengan pengawasan yang ketat.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hestha Van Harling, menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci dalam memberikan pelayanan publik, terutama pada momen sakral seperti bulan Ramadan.
“Kami tetap konsisten membuka layanan penitipan takjil ini hingga menjelang Idulfitri. Tujuannya sederhana, kami ingin memastikan hubungan emosional antara Warga Binaan dan keluarga tetap terjaga. Meskipun mereka sedang menjalani masa pembinaan, kehangatan masakan rumah saat berbuka puasa menjadi motivasi tersendiri bagi mereka untuk terus berbenah diri,” ujar Hestha.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara humanis, namun tetap sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) keamanan.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang kooperatif mengikuti aturan pemeriksaan. Layanan ini merupakan bentuk dedikasi kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan Warga Binaan selama bulan penuh berkah ini,” tutupnya.
Salah satu keluarga Warga Binaan, RW, mengaku bersyukur atas layanan penitipan takjil yang tetap dibuka selama bulan Ramadan. Menurutnya, layanan ini menjadi cara bagi keluarga untuk tetap menunjukkan perhatian kepada anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya layanan ini. Setidaknya kami masih bisa mengantarkan makanan berbuka untuk keluarga kami di dalam. Walaupun tidak bisa selalu bertemu, tapi dengan menitipkan makanan seperti ini rasanya kami tetap dekat dan bisa berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan,” ungkap Rifan.
Layanan penitipan barang dan makanan di Lapas Perempuan Ambon selama Ramadan disesuaikan dengan jadwal berbuka puasa, dengan pemeriksaan yang diperketat guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Ambon
What's Your Reaction?


