Jemput Bola ke Wisma, LPKA Palu Pastikan Kesehatan Anak Binaan Terpenuhi

Jemput Bola ke Wisma, LPKA Palu Pastikan Kesehatan Anak Binaan Terpenuhi

Palu, INFO_PAS – Tak menunggu Anak Binaan datang ke klinik, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu hadirkan layanan kesehatan jemput bola dengan mendatangi langsung wisma hunian. Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan setiap Anak Binaan memperoleh akses pemeriksaan kesehatan yang mudah, cepat dan merata, sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan hunian.

Pada Senin (14/9), Kepala Subseksi Perawatan, Salma, bersama tim medis turun langsung dari wisma ke wisma untuk melakukan skrining kesehatan dasar sebagai upaya deteksi dini terhadap keluhan kesehatan maupun potensi penyakit menular. Selain pemeriksaan, tim medis juga memberikan pengobatan, vitamin, serta edukasi mengenai pola hidup sehat, kebersihan kamar, lingkungan hunian, dan pentingnya sirkulasi udara yang baik.

“Kami melakukan skrining dasar untuk melihat apakah terdapat gejala penyakit menular maupun keluhan kesehatan lainnya. Selain memberikan pengobatan dan vitamin, kami juga memberikan edukasi mengenai kebersihan kamar dan sirkulasi udara sebagai upaya pencegahan penyakit,” jelas Salma.

Menurutnya, layanan jemput bola menjadi pelayanan proaktif yang tidak hanya berfokus pada penanganan keluhan, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan deteksi dini. “Dengan mendatangi langsung wisma, kami lebih cepat mengetahui kondisi kesehatan Anak Binaan sekaligus mendengarkan keluhan yang mungkin belum tersampaikan ketika mereka tidak datang ke klinik,” tambah Salma.

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Welli, menegaskan pemenuhan layanan kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan Anak Binaan. Ia menambahkan kondisi kesehatan yang baik akan membantu Anak Binaan mengikuti berbagai program secara optimal, mulai dari pendidikan, pembinaan kepribadian, keagamaan hingga keterampilan.

“Pelayanan tidak cukup hanya tersedia, tetapi harus mudah dijangkau dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Ketika ada Anak Binaan yang memiliki keterbatasan untuk datang ke klinik, maka petugaslah yang harus proaktif mendatangi mereka. Inilah bentuk pelayanan responsif dan humanis,” ujar Welli.

Kehadiran petugas kesehatan secara langsung di wisma pun mendapat respons positif dari Anak Binaan. Salah seorang Anak Binaan, CP, terbantu karena dapat menyampaikan keluhan kesehatan tanpa harus datang dan mengantre di klinik. “Pemeriksaan langsung di blok seperti ini sangat memudahkan kami untuk menyampaikan keluhan kesehatan dengan cepat,” ungkapnya.

Bagi LPKA Palu, layanan kesehatan jemput bola menjadi wujud komitmen menghadirkan pelayanan yang dekat, responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan Anak Binaan. Selain implementasi IMIPAS PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, langkah tersebut sejalan dengan arah 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sebagai bagian dari penguatan kinerja pemasyarakatan.

Melalui layanan kesehatan jemput bola, LPKA Palu terus membangun lingkungan pembinaan yang sehat, peduli, responsif, dan humanis. Kesehatan yang terjaga diharapkan menjadi fondasi bagi Anak Binaan untuk mengikuti proses pembinaan secara optimal dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor LPKA Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0