Kajian Islam di Lapas Banjarmasin Tanamkan Nilai Keikhlasan kepada Warga Binaan
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali gelar kajian Islam sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di Masjid Baabut Taqwa, Kamis (9/7). Kegiatan hadirkan Ustaz H. Rahmana dari Kementerian Agama Kota Banjarmasin yang ajak Warga Binaan maknai keihklasan.
Materi yang disampaikan mencakup Ikhlas Abidin, Ikhlas Muhibbin, dan Ikhlas Arifin. Ustaz H. Rahmana menjelaskan bahwa keikhlasan memiliki tingkatan yang berbeda sesuai dengan kualitas keimanan dan kedekatan seorang hamba kepada Allah Swt.
Menurutnya, Ikhlas Abidin merupakan keikhlasan seorang hamba yang beribadah karena mengharapkan pahala dan takut akan siksa Allah. Ikhlas Muhibbin lahir dari rasa cinta kepada Allah Swt. sehingga ibadah dilakukan sebagai wujud kecintaan kepada-Nya. Adapun Ikhlas Arifin merupakan tingkatan keikhlasan tertinggi, yakni beribadah semata-mata mengharap rida Allah Swt. tanpa mengharapkan balasan selain dari-Nya.
Kajian berlangsung khidmat dan interaktif. Warga Binaan ikuti materi dengan antusias sebagai bagian dari pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan di Lapas Banjarmasin.
Salah seorang Warga Binaan mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai makna keikhlasan dalam beribadah dan kehidupan sehari-hari.
"Kajian ini mengajarkan kami bahwa setiap amal harus dilandasi niat yang ikhlas karena Allah. Saya semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan menjalani masa pembinaan dengan lebih baik," ungkapnya.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter Warga Binaan.
"Pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Melalui kajian Islam yang dilaksanakan secara rutin, kami berharap nilai-nilai keimanan, keikhlasan, dan akhlak mulia semakin tertanam sehingga menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk kembali sebagai pribadi yang bermanfaat di tengah masyarakat," ujar Akhmad.
Kajian Islam ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang terus dilaksanakan Lapas Banjarmasin untuk memperkuat karakter dan nilai spiritual Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


