Kalapas Pasir Pangaraian Programkan Zero To Halinar

Reporter : Mawardi Surbakti ROHULTODAY (RT) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pasir Pengaraian, Misbahudin, memprogramkan zero to Halinar (Hand Phone, Pungutan Liar dan Narkoba). Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dilakukan, supaya kondisi lembaga ini benar-benar terjaga, aman dan tertib. Katanya, meski baru empat bulan menjabat sebagai kalapas, namun secara perlahan-lahan dilakukan penataan dan perbaikan diberbagai sisi. Untuk itu setiap pengunjung tersebut yang datang bertamu untuk keluarganya, " Selain kita adakan pemeriksaan badan, kita sudah menerapkan pemeriksaan sensor, dulu itu tidak ada, sekarang kita siapkan kamar sensor, khususnya Hand Phone dan narkoba," papar Misbahudin, Ahad (2/11/2014). Ungkapnya, cukuplah 1 pegawai Lapas Pasir Pangaraian yang tersandung masalah narkoba, " Kita tidak ingin ada lagi kejadian di tempat ini ada pegawai lapas tersandung kasus narkoba, apalagi di tempat dia bekerja di sini," ujarnya. Di sampi

Kalapas Pasir Pangaraian Programkan Zero To Halinar
Reporter : Mawardi Surbakti ROHULTODAY (RT) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pasir Pengaraian, Misbahudin, memprogramkan zero to Halinar (Hand Phone, Pungutan Liar dan Narkoba). Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dilakukan, supaya kondisi lembaga ini benar-benar terjaga, aman dan tertib. Katanya, meski baru empat bulan menjabat sebagai kalapas, namun secara perlahan-lahan dilakukan penataan dan perbaikan diberbagai sisi. Untuk itu setiap pengunjung tersebut yang datang bertamu untuk keluarganya, " Selain kita adakan pemeriksaan badan, kita sudah menerapkan pemeriksaan sensor, dulu itu tidak ada, sekarang kita siapkan kamar sensor, khususnya Hand Phone dan narkoba," papar Misbahudin, Ahad (2/11/2014). Ungkapnya, cukuplah 1 pegawai Lapas Pasir Pangaraian yang tersandung masalah narkoba, " Kita tidak ingin ada lagi kejadian di tempat ini ada pegawai lapas tersandung kasus narkoba, apalagi di tempat dia bekerja di sini," ujarnya. Di samping itu, untuk razia Hand Phone itu terus dilakukan petugasnya, saat itu Kalapas Pasir Pangaraian menunjukkan beberapa unit Hand Phone hasil sitaannya. Selain melakukan sensor terhadap pengunjung, Misbahudin juga menyediakan ruangan untuk konsultasi hukum " Jadi jika ada warga binaan ingin membutuhkan konsultasi seeputar, kasus hukum yang menimpanya itu kita sediakan," terangnya. Selain itu taman dan sekeliling Lapas Pangaraian saat ini ditanami jagung, ditambah, dulu ditanami buah Naga. " Buah itu banyak virusnya makanya kita hentikkan dan kita ganti dengan jagung," tutur Misbahudin. Saat ini sebanyak 560 warga binaan, baik itu nara pidana dan tahanan, mereka melakukan program dengan baik, " Kita ajak mereka puasa Senin, Kamis dan kita juga pengajian dengan penceramah dari luar," pungkasnya.***(ady)  Sumber : rohultoday.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0