Kanwil Ditjenpas Babel Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui FGD Kelayan Binter
Pangkalpinang, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ade Agustina, hadiri Forum Group Discussion (FGD) Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) yang diselenggarakan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Pangkalpinang di Hotel Grand Safran, Rabu (28/10). Kegiatan ini jadi wadah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor untuk tingkatkan kualitas pembimbingan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
FGD tersebut dihadiri Kepala Bapas Pangkalpinang, Sujatmiko, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Syarli Nopriansyah, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung, Prof. Hariyadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat penegak hukum (APH), serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ade Agustina tegaskan bahwa keberhasilan pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan butuh keterlibatan Bapas, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. FGD ini jadi kesempatan untuk menyatukan persepsi dan merumuskan langkah konkret guna memperkuat pelayanan serta pemberdayaan Klien.

“Melalui FGD ini, kita ingin menyatukan pemikiran dan memperkuat kolaborasi agar pelayanan bimbingan integrasi semakin berkualitas. Kami berharap koordinasi lintas sektor dapat meningkatkan kesiapan Klien untuk kembali ke tengah masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat agar proses reintegrasi sosial berjalan baik dan stigma terhadap Klien Pemasyarakatan dapat dikurangi,” tegas Ade.
Kepala Bapas Pangkalpinang, Sujatmiko, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan menyatukan pemahaman serta mengidentifikasi kebutuhan, kendala, dan permasalahan dalam pelaksanaan pembimbingan kemasyarakatan. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat peran Pembimbing Kemasyarakatan dan memperluas dukungan masyarakat terhadap reintegrasi sosial Klien.
“Melalui forum ini, kami berharap koordinasi antara Bapas, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah semakin kuat. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menghasilkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan integrasi, memperkuat pemberdayaan Klien, serta mengurangi stigma negatif masyarakat terhadap Klien Pemasyarakatan,” ujar Sujatmiko.
Plh. Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Syarli Nopriansyah, menyambut baik inisiatif Bapas Pangkalpinang. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memperkuat koordinasi melalui organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung program Kelayan Binter dan menindaklanjuti hasil diskusi sesuai tugas serta kewenangan.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang menyambut baik forum ini karena menjadi ruang untuk membangun kerja sama yang lebih konkret. Kami akan mendorong koordinasi dengan Bapas Pangkalpinang melalui OPD terkait dan berkomitmen menindaklanjuti hasil diskusi sesuai kewenangan, agar dukungan terhadap pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal,” ungkap Syarli.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama aparat penegak hukum dan tamu undangan untuk bertukar pandangan serta membahas peningkatan layanan bimbingan integrasi. Diskusi ini diharapkan menghasilkan masukan sebagai dasar penguatan koordinasi dan tindak lanjut program Kelayan Binter.
Kanwil Ditjenpas Babel dorong sinergi antara Bapas, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk mendukung pembimbingan serta reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Kolaborasi berkelanjutan diharapkan membantu Klien beradaptasi kembali di masyarakat, mengembangkan kemandirian, dan menjalani kehidupan secara positif. (afn)
Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Babel
What's Your Reaction?


