Lapas Narkotika Pamekasan Kenalkan Pembinaan dan Bahaya Narkoba kepada 64 Siswa
Pamekasan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan terima kunjungan edukasi dari SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Rabu (28/10), pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang diikuti 64 siswa dan sejumlah guru pendamping ini merupakan bagian dari program outing class tahunan untuk mengenalkan kesadaran hukum, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pelaksanaan pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan.
Mengusung tema “Remaja Berkarakter, Sadar Hukum dan Berani Menolak Narkoba”, kegiatan ini jadi sarana bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai pentingnya menaati aturan dan menjauhi narkoba.
Rombongan disambut Kepala Subbagian Tata Usaha, Samsul Muarif, yang mewakili Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, di Aula Sahardjo. Kegiatan diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kunjungan oleh penanggung jawab rombongan, Nur Afni Maulina.
Samsul Muarif kemudian menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus mengajak para siswa memahami fungsi Pemasyarakatan dan pentingnya kesadaran hukum sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat memperoleh wawasan baru mengenai kehidupan di dalam Lapas, sekaligus memahami bahwa Pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat pelaksanaan pembinaan agar Warga Binaan dapat memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat. Kami juga berharap para siswa semakin sadar hukum, mampu menjauhi narkoba, dan berani mengambil keputusan yang positif bagi masa depan mereka,” ungkap Samsul Muarif.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi oleh Kepala Urusan Kepegawaian, Mada. Materi tersebut membahas lingkungan Pemasyarakatan, pentingnya menaati aturan, dan sikap bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah menerima materi, para siswa diajak berkeliling untuk melihat berbagai program pembinaan di Lapas Narkotika Pamekasan. Mereka mengunjungi kegiatan pembinaan kemandirian di bidang peternakan ayam petelur dan pertanian, melihat hasil karya Warga Binaan, serta mengenal layanan pangkas rambut dan klinik Lapas.
Rombongan juga meninjau dapur sehat untuk melihat pengelolaan penyediaan makanan bagi Warga Binaan. Para siswa kemudian mengunjungi tempat produksi roti “Karna L’Suka”, salah satu produk hasil pembinaan kemandirian Lapas Narkotika Pamekasan. Selain menyaksikan proses produksi, mereka berkesempatan mencicipi roti tersebut.
Melalui kunjungan ini, para siswa mendapat gambaran langsung mengenai kegiatan pembinaan di dalam lapas. Pengalaman tersebut diharapkan memperluas wawasan sekaligus membantu mereka memahami pelaksanaan Pemasyarakatan di luar stigma yang selama ini melekat.
Penanggung jawab rombongan, Nur Afni Maulina, mengapresiasi sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan Lapas Narkotika Pamekasan.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh Lapas Narkotika Pamekasan. Kegiatan outing class ini bukan hanya menjadi sarana belajar di luar kelas, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang kesadaran hukum, bahaya narkoba, dan pentingnya menghargai setiap proses perubahan seseorang. Kami berharap apa yang mereka lihat dan pelajari hari ini dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter yang lebih baik serta menjauhkan diri dari perilaku negatif,” tutur Nur Afni Maulina.
Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari menyimak materi hingga mengamati program pembinaan dan hasil karya Warga Binaan.
Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Lapas Narkotika Pamekasan untuk mengenalkan pelaksanaan fungsi Pemasyarakatan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Para siswa diharapkan memahami bahwa Warga Binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Pamekasan
What's Your Reaction?


