Kentalnya Toleransi Beragama dalam Ibadah Pra Natal Rutan Manado

Manado, INFO_PAS - Sederet makna tersaji begitu monumental dalam nuansa ibadah Pra Natal Keluarga Besar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado, Sabtu (17/12) malam. Aroma keberagaman dan toleransi begitu kental tersirat setelah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kristiani dan Muslim berbaur jadi satu untuk bersama-sama mensukseskan hajatan tersebut. Aula Rutan Manado pun disulap menjadi lokasi ibadah yang menawan dengan tata lampu dan hiasan pohon Natal di panggung sehingga membuat ibadah tersebut seakan di bukan dalam penjara. Adapun prosesi ibadah dipimpin oleh Wakil Ketua Sinode GMIM, Pdt. DR. Arthur R. Rumengan. WBP Muslim juga ikut ambil peran. Bukan hanya untuk menjemput tamu penting yang diundang, namun juga menjadi pengisi acara mulai dari koor, tarian lilin Natal, dan paduan suara. Bahkan Kepala Sub Seksi Pengelolaan Rutan Manado, Arjun Djuma Okong, menjadi penulis naskah dalam pertunjukan drama WBP. Temanya tentang keseharian para WBP jelang Na

Kentalnya Toleransi Beragama dalam Ibadah Pra Natal Rutan Manado
Manado, INFO_PAS - Sederet makna tersaji begitu monumental dalam nuansa ibadah Pra Natal Keluarga Besar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado, Sabtu (17/12) malam. Aroma keberagaman dan toleransi begitu kental tersirat setelah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kristiani dan Muslim berbaur jadi satu untuk bersama-sama mensukseskan hajatan tersebut. Aula Rutan Manado pun disulap menjadi lokasi ibadah yang menawan dengan tata lampu dan hiasan pohon Natal di panggung sehingga membuat ibadah tersebut seakan di bukan dalam penjara. Adapun prosesi ibadah dipimpin oleh Wakil Ketua Sinode GMIM, Pdt. DR. Arthur R. Rumengan. WBP Muslim juga ikut ambil peran. Bukan hanya untuk menjemput tamu penting yang diundang, namun juga menjadi pengisi acara mulai dari koor, tarian lilin Natal, dan paduan suara. Bahkan Kepala Sub Seksi Pengelolaan Rutan Manado, Arjun Djuma Okong, menjadi penulis naskah dalam pertunjukan drama WBP. Temanya tentang keseharian para WBP jelang Natal. Bahkan, ada seorang WBP yang memerankan petugas Pemasyarakatan yang kesehariannya bertugas di pos penjagaan. “Terus terang saya terkejut dengan pelaksaan Natal kali ini. Salut untuk kinerja panitia dari rutan dan WBP Warga Binaan,” puji Kepala Rutan Manado, Akhmad Zaenal Fikri yang mengizinkan ibadah tersebut dilaksanan malam hari demi menghadirkan makna Natal yang lebih mendalam. Walikota Manado, GSV Lumentut, yang diwakili oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Manado, Xaverius Runtuwene, mengucapkan selamat Natal kepada seluruh WBP dan petugas Pemasyarakatan. Ibadah ini juga disiarkan secara langsung oleh Goldenheart Radio FM Manado. “Karena keluarga WBP tidak diperbolehkan hadir, untuk mengobatinya mereka bisa dengarkan live di Radio Goldenheart,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Anthonius Ayorbaba. Pujian pun datang dari anggota Dewan Kabupaten Minahasa, Teddy Masengi”, yang hadir dalam daftar undangan.  Luar biasa, semua ditata begitu apik. Dekorasinya juga luar biasa. Saya benar-benar salut. Tidak mudah mempersiapkan semua ini,” pujinya. Rangakaian Ibadah Pra Natal tersebut ditutup dengan lagu “Hidup Rukun dan Damai” oleh semua WBP Kristiani dan Muslin sehingga memberikan kesam mendalan ditengah permasalahan negeri. “Rutan Manado telah memberikan contoh betapa penjara yang dianggap sebagi tempat buangan ternyata ada secercah harapan bahwa keberagaman, kerukunan, toleransi, tetap langgeng. Kami berterimah kasih pada semua pihak yang turut membantu,” pungkas Ketua Panitia Tim Kerja WBP, Joutje Dengah.     Kontributor: Rutan Manado

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0