Kesetaraan Pendidikan Jadi Andalan, Lapas Brebes Bina Warga Binaan lewat Program Kejar Paket
Brebes, INFO_PAS — Transformasi Pemasyarakatan tidak hanya berbicara soal pengamanan, tetapi juga tentang membuka akses pendidikan. Hal itu diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes yang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan Pemasyarakatan melalui pendidikan kesetaraan bekerja sama dengan PKBM Sakila Kerti Kota Tegal, Sabtu (24/1).
Kerja sama tersebut telah berjalan sejak Agustus 2024. Ini menjadi implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam pendidikan kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan.
Melalui program pendidikan kesetaraan ini, Lapas Brebes memfasilitasi pembelajaran Paket A, Paket B, dan Paket C yang setara dengan pendidikan formal tingkat SD, SMP, dan SMA. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pagi di lingkungan Lapas dengan pendampingan tenaga pendidik dari PKBM Sakila Kerti.
Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menegaskan pendidikan kesetaraan merupakan instrumen penting dalam proses Pemasyarakatan. "Pendidikan kesetaraan bukan kegiatan tambahan, tetapi bagian dari kebijakan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Kerja sama yang telah lama kami jalin ini memastikan Warga Binaan tetap memperoleh hak pendidikan sebagai bekal untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas yang memiliki dampak langsung,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan tenaga pendidik PKBM Sakila Kerti Kota Tegal, Yuni Wulandari, menyampaikan antusiasme Warga Binaan dalam mengikuti pembelajaran cukup tinggi. Menurutnya, dukungan Lapas Brebes menjadi faktor penting keberlanjutan program pendidikan kesetaraan di Lapas.
Program tersebut juga telah menunjukkan hasil nyata. Sejumlah Narapidana tercatat telah dinyatakan lulus pendidikan kejar paket, menandai keberhasilan pembinaan berbasis pendidikan yang dijalankan secara konsisten dan terukur.
“Alhamdulillah, program ini telah meluluskan peserta pendidikan kejar paket. Kami berharap capaian ini membuka peluang yang lebih luas bagi Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pidana,” ungkap Yuni.
Melalui penyelenggaraan pendidikan kesetaraan yang berkelanjutan, Lapas Brebes menegaskan transformasi fungsi Pemasyarakatan tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga ruang edukasi yang memberi harapan dan masa depan lebih baik bagi Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Brebes
What's Your Reaction?


