Khidmat Malam Nisfu Syaban, Warga Binaan Lapas Wahai Panjatkan Doa Bersama di Balik Jeruji
Wahai, INFO_PAS - Suasana religius menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai saat petugas dan Warga Binaan berkumpul untuk menyambut malam Nisfu Syaban melalui dan doa bersama. Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Wahai pada Senin (2/2) ini menjadi momen penguatan spiritual sekaligus simbol kebersamaan yang erat sesama penghuni dan petugas.
Ibadah dimulai selepas Salat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali, dan doa bersama. Lantunan ayat suci yang bergema di dalam blok hunian menciptakan atmosfer yang tenang dan penuh haru.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan momen Nisfu Syaban sangat penting untuk menyucikan hati dan mempererat tali silaturahmi, baik sesama Warga Binaan maupun Warga Binaan dan petugas. "Kami memfasilitasi kegiatan keagamaan ini agar Warga Binaan tetap beribadah dengan baik di Lapas. Semoga momentum Nisfu Syaban membawa ketenangan, kedamaian, dan memotivasi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi," harapnya.
Senada, La Joi selaku Ketua Majelis Taklim At-Taubah Lapas Wahai, mengatakan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan jembatan untuk menghapus sekat antara petugas dan Warga Binaan. "Malam Nisfu Syaban adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperbaiki diri. Kebersamaan antara petugas dan Warga Binaan malam ini menunjukkan proses pembinaan di Lapas Wahai mengedepankan sisi kemanusiaan. Kami juga ingin menciptakan lingkungan yang kondusif melalui pendekatan spiritual karena inilah esensi dari ukhuwah Islamiyah di hadapan Sang Pencipta. Kita semua adalah hamba yang sama-sama memohon ampunan," ucapnya.
Bagi para Warga Binaan, momen Nisfu Syaban ini sangat membantu mental mereka di balik jeruji besi serta menjadi kesempatan berharga untuk melakukan refleksi diri dan memohon ampunan sebelum memasuki Ramadan. Salah satu Warga Binaan, AG, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan ibadah ini. "Momen ini membuat kami merasa lebih tenang dan mendekatkan diri kepada tuhan meskipun berada di dalam keterbatasan," ungkapnya.
Di tempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi kegiatan tersebut. "Pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual sangat penting untuk mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat. Melalui momen Nisfu Syaban, semoga Warga Binaan memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah sehingga terwujud ketertiban dan kedamaian di lingkungan Lapas Wahai," harapnya.
Malam Nifsu Syaban berjalan kondusif, aman, dan penuh haru di mana ibadah ini menegaskan komitmen Lapas Wahai dalam memberikan pembinaan kerohanian berkesinambungan. Ini juga memastikan kebebasan beribadah bagi Warga Binaan, merajut kembali silaturahmi yang sempat terputus dengan Sang Pencipta guna mencari kedamaian batin dalam pemulihan hidup, kehidupan, dan penghidupan. (IR)
Kontributor: Lapas Wahai
What's Your Reaction?


