Klien Bapas Banjarmasin Wujudkan Indonesia ASRI, Bersihkan Langgar Syuhada Jelang Ramadan
Banjarmasin, INFO_PAS – Jelang Ramadan 1447 Hijriah, 22 Klien Pemasyarakatan bersama petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin gelar aksi sosial di Langgar Syuhada, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (18/2). Kegiatan ini menjadi implementasi Gerakan Indonesia ASRI atau Aman, Sehat, Resik, Indah yang dicanangkan Presiden RI.
Aksi yang berlangsung sejak pagi sekitar pukul 08.30 WITA ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Klien Pemasyarakatan terhadap masyarakat. Mereka membersihkan halaman, merapikan taman, hingga memperbaiki fasilitas wudhu agar jemaah dapat beribadah dengan nyaman.
Kepala Bapas Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, menyampaikan momentum ini sangat tepat karena bertepatan dengan persiapan menyambut Ramadan. “Rumah ibadah adalah pusat kegiatan spiritual masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan rapi, diharapkan jemaah dapat beribadah lebih khusyuk. Ini juga sarana pengabdian Klien Pemasyarakatan agar kembali diterima dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” harapnya.
Para Klien Pemasyarakatan antusias mengikuti kegiatan. Mereka bekerja sama dengan petugas menunjukkan semangat kebersamaan dan tekad untuk berubah.
Salah seorang Klien, AD, mengungkapkan rasa syukur dan atusiasnya. “Saya senang bisa ikut serta. Ada kepuasan batin bisa berkontribusi untuk masjid. Semoga masyarakat melihat bahwa kami juga punya niat baik dan ingin berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Pengurus Langgar Syuhada, Abdullah, juga menyambut kegiatan ini dengan sangat baik. Ia menilai aksi sosial tersebut sangat membantu pengurus dalam menjaga kebersihan rumah ibadah.
“Kami berterima kasih atas kepedulian Bapas dan Klien Pemasyarakatan. Semoga langgar yang bersih ini menjadi berkah dan menjadikan ibadah jemaah makin nyaman, terutama saat Ramadan,” tutur Abdullah,
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat silaturahmi antara Klien Pemasyarakatan dengan masyarakat. Kehadiran mereka di tengah warga menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk kepentingan sosial.
Aksi sosial di Langgar Syuhada menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan Klien Pemasyarakatan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan diperkuat oleh momen menjelang Ramadan. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk turut dan mewujudkan Indonesia ASRI. (IR)
Kontributor: Bapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


