Menimipas Resmikan Program Bedah Rumah dan Tempat Ibadah, serta Optimalisasi SAE Berkah Mandiri Lapas Warungkiara

Menimipas Resmikan Program Bedah Rumah dan Tempat Ibadah, serta Optimalisasi SAE Berkah Mandiri Lapas Warungkiara

Sukabumi, INFO_PAS – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, resmikan program Bedah Rumah, Tempat Ibadah, serta Optimalisasi Sarana dan Edukasi (SAE) Berkah Mandiri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Rabu (10/6). Ini merupakan salah satu program yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebermanfaatan Warga Binaan.

“Kami memberikan perhatian bagaimana menyejahterakan petugas, bagaimana teknis diberikannya kepada Warga Binaan, dan bagaimana kedua kegiatan itu bisa dilaksanakan, seperti Jumat Barokah serta bedah rumah dan tempat ibadah seperti ini,” jelas Menteri Agus.

Menimipas berpesan agar seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melaksanakan tugas dengan bertanggungjawab dan menghindari kecurangan. “Kami minta pengelolaan sarana, seperti kantin dan warung telekomunikasi dilaksanakan secara bertanggungjawab. Selain itu, Kemenimipas juga melaksanakan program rumah murah bagi petugas bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia untuk mendukung program penyediaan rumah bagi masyarakat,“ tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah mendukung program bidang sosial kemasyarakatan, pembinaan keagamaan, serta pengembangan ketahanan pangan melalui bakti sosial bedah rumah, tempat ibadah, dan optimalisasi SAE Berkah Mandiri di Lapas Warungkiara. Selain itu, juga mewujudkan Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Bedah rumah dilaksanakan di lima rumah di dua titik daerah Warungkiara dan perbaikan dua rumah ibadah. Terkait optimalisasi SAE Berkah Mandiri seluas 3,5 hektare, dukungan ketahanan pangan, yakni ayam petelur, memproduksi hampir 14 ton telur per bulan. Ini masih jauh dari kebutuhan, yakni 28 ton telur per bulan untuk memenuhi kebutuhan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jawa Barat,“ jelas Kusnali.

Sementara itu, Bupati Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan apresiasi kepada Kemenimipas yang telah menginisiasi program bedah rumah, tempat ibadah, dan optimalisasi SAE Berkah Mandiri sebagai wujud kepedulian sosial. Kegiatan ini mewujudkan komitmen bersama untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal program yang lebih humanis dan berkelanjutan. Kami berkomitmen mendukung berbagai program sosial,” tegas Asep.

Apresiasi senada disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, bahwa program ini memberikan upaya integrasi bagi Warga Binaan dan dalam waktu bersamaan masyarakat juga merasakan manfaatnya. “Inilah contoh Pemasyarakatan juga memiliki sisi positif, yakni aspek Integrasi dan Asimilasi. Lapas Warungkiara membuktikan kontribusi kepada masyarakat melalui program peternakan seperti ayam, sapi dan domba sehingga membantu memenuhi kebutuhan pangan di sekitar,” pujinya.

Maryono, salah satu penerima manfaat program bedah rumah, berterima kasih atas pelaksanaan program ini. “Terima kasih karena saya dan keluarga bisa merasakan memiliki rumah layak huni. Saya gak harus memikirkan rumah bocor saat hujan,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, selain menjalankan fungsi pembinaan, juga memperkuat peran sosial Pemasyarakatan melalui sinergi dengan pihak terkait. (yp)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0