Kolaborasi untuk SDM Unggul, Lapas Cipinang Tambah Koleksi Buku Pembinaan
Jakarta, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terima puluhan buku bacaan dari PT Intan Pariwara, Kamis (19/2), guna memperkaya sumber belajar bagi Warga Binaan. Hal ini sebagai wujud komitmen hadirkan pembinaan yang mencerahkan lewat penguatan literasi.
Bantuan buku diterima langsung oleh Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, untuk selanjutnya ditempatkan perpustakaan Lapas yang berada di Aula Bina Insan. Penambahan koleksi ini diharapkan memperluas akses Warga Binaan terhadap ilmu pengetahuan, wawasan kebangsaan, serta bacaan pengembangan karakter.
Wachid menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun pola pikir dan karakter.
“Buku adalah jendela ilmu sekaligus ruang refleksi. Dengan membaca, Warga Binaan dapat memperluas wawasan, memperbaiki cara berpikir, serta menumbuhkan semangat perubahan. Penguatan literasi adalah bagian dari strategi pembinaan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, pembinaan yang efektif tidak hanya bertumpu pada pelatihan keterampilan kerja, tetapi juga pada penguatan intelektual dan pembentukan karakter sebagai bekal reintegrasi sosial.
Perwakilan PT Intan Pariwara, Dery Yonata, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan kontribusi dunia usaha dalam mendukung penguatan sumber daya manusia, termasuk di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kami berharap buku-buku ini tidak hanya dibaca, tetapi benar-benar memberi manfaat dan menjadi bekal pengetahuan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, ATH, mengaku antusias dengan penambahan koleksi bacaan tersebut. Ia menilai membaca menjadi sarana produktif untuk mengisi waktu sekaligus memperluas wawasan.
“Dengan buku yang lebih beragam, kami punya lebih banyak pilihan untuk belajar dan menambah pengetahuan. Ini sangat membantu kami untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Langkah ini diharapkan mendukung upaya Lapas Cipinang menghadirkan pembinaan yang komprehensif dengan mengintegrasikan penguatan intelektual, karakter, dan kesiapan sosial. Langkah ini selaras dengan semangat Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) serta arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026: Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Cipinang
What's Your Reaction?


