Kripsang “La-New City” Lapas Kotabaru Makin Diminati, Hadirkan Harapan Baru
Kotabaru, INFO_PAS - Di balik renyahnya keripik pisang “Kripsang La-New City”, tersimpan cerita tentang harapan, kemandirian, dan perubahan hidup Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru. Kegiatan produksi yang dilaksanakan pada Senin (30/3) ini tidak hanya menghasilkan produk unggulan, tetapi juga membuka peluang nyata bagi Warga Binaan untuk berkembang.
Melalui proses produksi yang terstruktur, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan, Warga Binaan mendapatkan pengalaman langsung dalam dunia usaha. Mereka belajar mengelola produk, menjaga kualitas, hingga memahami nilai jual di pasaran, sebuah bekal penting untuk memulai usaha mandiri setelah kembali ke masyarakat.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga memberikan premi atau imbalan kerja kepada Warga Binaan yang terlibat. Premi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan keluarga di rumah, sehingga mereka tetap dapat berkontribusi secara ekonomi sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang bisa langsung dimanfaatkan setelah bebas, sekaligus memperoleh premi yang dapat membantu keluarga mereka. Ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian dan kepercayaan diri,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, M, juga merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut.
“Kami tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga merasa lebih percaya diri karena diberi kesempatan dan kepercayaan. Premi yang kami dapatkan juga sangat berarti untuk membantu keluarga,” ungkapnya.
Melalui Kripsang “La-New City”, Lapas Kotabaru tidak hanya menciptakan produk bernilai jual, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata berupa penghasilan, keterampilan usaha, serta pemulihan kepercayaan diri. Hal ini sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan sektor UMKM, guna mendorong Warga Binaan menjadi insan yang produktif, mandiri, dan berdaya saing setelah kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


