Lantik Pejabat Manajerial dan Nonmanajerial. Kakanwil Ditjenpas Kalsel Dorong Profesionalisme Pelayanan Publik
Banjarmasin, INFO_PAS — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan dorong jajaran Pemasyarakatan untuk terus menghadirkan pelayanan yang makin profesional, aman, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat manajerial dan nonmanajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Selasa (18/8).
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menegaskan pelantikan bukan sekadar pergantian posisi maupun kegiatan seremonial. Setiap jabatan membawa amanah, tanggung jawab, serta kepercayaan yang harus dijalankan dengan integritas dan profesionalisme.
Menurut Erwedi, para pejabat yang baru dilantik perlu segera beradaptasi dengan lingkungan dan tugas barunya, memahami kondisi serta persoalan di lapangan, sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat. “Bagi Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, keterlibatan langsung di lapangan menjadi penting agar berbagai kebutuhan dan persoalan dapat dikenali, serta ditindaklanjuti secara tepat. Jabatan harus membawa perubahan positif,” tegasnya.
Erwedi mengingatkan agar pergantian pejabat tidak berarti mengesampingkan hal-hal baik yang telah berjalan. Evaluasi perlu dilakukan terhadap aspek yang masih kurang, dilanjutkan dengan perbaikan dan inovasi yang memperkuat pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. “Inovasi tidak harus selalu berskala besar, tetapi dapat dimulai dari langkah sederhana yang mampu meningkatkan pelayanan, keamanan, pembinaan, kedisiplinan, maupun efektivitas kerja,” tambahnya.
Tak hanya itu, para pejabat didorong untuk tidak hanya memahami tugas secara administratif, tetapi juga memahami pelaksanaannya di lapangan, memperkuat koordinasi, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai tugas dan kompetensinya. Hadirnya para pejabat baru dapat membawa energi positif bagi organisasi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan integritas, kekompakan, kolaborasi, dan kemauan untuk terus berinovasi, Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan diharapkan makin memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Selanjutnya, Erwedi menekankan kondisi keamanan yang kondusif merupakan fondasi penting bagi terselenggaranya proses pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan secara optimal. Karena itu, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan diminta untuk terus menjaga keamanan sekaligus memastikan program-program yang telah berjalan baik tidak berhenti.
“Keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Program yang telah memberikan hasil positif perlu dipertahankan dan dikembangkan, sementara berbagai hal yang masih membutuhkan perbaikan harus terus dievaluasi sesuai kondisi dan kebutuhan di Lapangan,” lanjut Erwedi.
Penguatan tersebut juga diarahkan pada pelaksanaan 15 Program Aksi di seluruh jajaran. Program ketahanan pangan, penguatan Inkopasindo, dan Wartelsuspas menjadi beberapa hal yang turut mendapat perhatian. Program ketahanan pangan misalnya, dapat menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan produktif sekaligus memberikan keterampilan yang menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Azhar, menilai penguatan koordinasi antara Kanwil dan Unit Pelaksana Teknis penting untuk menjaga kesinambungan program, serta memastikan pelaksanaannya berjalan secara optimal. Komunikasi yang kuat akan membantu jajaran lebih cepat merespons berbagai persoalan di lapangan. Dengan koordinasi yang berjalan baik, setiap program dapat terus dievaluasi dan disesuaikan agar manfaatnya makin optimal.
“Kami ingin setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan hasil dan manfaat. Karena itu, koordinasi harus terus diperkuat agar program yang sudah baik dapat dipertahankan dan dikembangkan, sementara berbagai kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Azhar.
Untuk itu, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan mendorong seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis untuk menjaga keamanan, mempertahankan praktik baik, terbuka terhadap evaluasi, dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. Penguatan tersebut diarahkan untuk memberikan bekal yang lebih baik bagi Warga Binaan agar kembali ke tengah masyarakat dengan keterampilan dan kesiapan untuk menjalani kehidupan secara lebih positif.
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalsel
What's Your Reaction?


