Ditjenpas Gelar Cek Kesehatan Gratis, Dorong Deteksi Dini Kondisi Kesehatan Pegawai

Ditjenpas Gelar Cek Kesehatan Gratis, Dorong Deteksi Dini Kondisi Kesehatan Pegawai

Jakarta, INFO_PAS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) melalui Klinik Pratama Ditjenpas bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Gambir gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG), Rabu (19/8). Bertempat di Graha Bakti Pemasyarakatan, kegiatan tersebut diikuti oleh pegawai, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, dan tenaga outsourcing di lingkungan Ditjenpas sebagai agenda tahunan untuk mendukung pemantauan kesehatan dan deteksi dini faktor risiko penyakit.

Dokter Ahli Madya di lingkungan Ditjenpas, Nerlien Meirina, menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk memperoleh gambaran umum mengenai kondisi kesehatan peserta. “Screening dimulai dari pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, kemudian pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol. Dari hasil pemeriksaan ini dapat diketahui faktor risiko yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut,” jelasnya.

Menurut Nerlien, pemeriksaan secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan lebih awal, salah satunya pemeriksaan kadar kolesterol yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan pembuluh darah. “Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya plak pada pembuluh darah. Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut dapat memicu penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan pada jantung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Rumah Tangga pada Sekretariat Ditjenpas, Yudha Kristiawan, menyebut CKG menjadi salah satu upaya preventif untuk membantu pegawai mengenali kondisi kesehatannya. “Harapannya, kondisi kesehatan pegawai dapat terpantau sejak dini sehingga apabila ditemukan keluhan atau faktor risiko tertentu dapat segera ditindaklanjuti,” harapnya.

Sebelum menjalani pemeriksaan, peserta diwajibkan berpuasa selama delapan jam dan hanya diperbolehkan mengonsumsi air putih. Peserta kemudian melakukan pendaftaran melalui pemindaian barcode sebelum mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan diawali dengan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut, dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah. Mereka juga menjalani pemeriksaan laboratorium sederhana melalui pengambilan sampel darah untuk mengetahui kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol total.

Seluruh hasil pemeriksaan kemudian dicatat dan diinput sebagai screening awal kondisi kesehatan peserta. Pemeriksaan tersebut diharapkan memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan pegawai sekaligus membantu mengidentifikasi faktor risiko yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Apabila hasil screening menunjukkan adanya keluhan atau faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi maupun kadar gula yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, peserta akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Peserta dapat melakukan registrasi untuk medical check up maupun memperoleh rujukan ke Puskesmas Gambir sesuai hasil pemeriksaan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Salah satu pegawai Ditjenpas, Yulia Wahyuningsih, menilai pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan agar setiap orang tidak mengabaikan kondisi kesehatannya. Ia juga menilai pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika terdapat keluhan. Pemeriksaan secara rutin dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi tubuh dan mencegah risiko kesehatan yang lebih serius di tengah aktivitas kerja yang cukup padat.

“Kegiatan ini penting bagi kita untuk mengetahui kondisi tubuh kita sendiri. Jangan sampai lalai dan tidak peduli terhadap kondisi tubuh, terlebih tubuh kita setiap hari digunakan untuk bekerja dan menjalankan berbagai aktivitas. Pola makan juga terkadang tidak teratur dan hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi tubuh,” ujar Yulia. 

Melalui pelaksanaan CKG, Ditjenpas berupaya mendorong budaya hidup sehat dan kesadaran deteksi dini di lingkungan kerja. Pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan tidak hanya membantu pegawai mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan segera mengambil langkah apabila ditemukan adanya faktor risiko. (Mg-DDN)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0