Lapas Amuntai Perkenalkan Pembinaan Ponpes At-Taubah kepada DPD RI
Amuntai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai perkenalkan pembinaan keagamaan melalui Pondok Pesantren At-Taubah kepada Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Hidayattollah, saat berkunjung ke Lapas Amuntai, Minggu (19/7). Kunjungan tersebut sekaligus jadi ajang peninjauan terhadap pelaksanaan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.
Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Hidayattollah didampingi Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara, Almien Ashar Safari, serta Pimpinan Pondok Pesantren At-Taubah, Ahmad Nawawi Abdurrauf. Rombongan disambut Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, bersama pejabat struktural dan jajaran petugas.
Rombongan terlebih dahulu tinjau lingkungan Lapas, termasuk blok hunian Warga Binaan, untuk melihat kondisi hunian, kebersihan, keamanan, serta pelaksanaan pelayanan dan pembinaan. Selanjutnya, rombongan kunjungi Pondok Pesantren At-Taubah dan ikuti pembacaan Maulid Nabi bersama Warga Binaan, pengajar, dan jajaran Lapas Amuntai.
Gusti Iskandarsyah mengatakan Pondok Pesantren At-Taubah menjadi salah satu program pembinaan yang berperan dalam membentuk karakter dan meningkatkan keimanan Warga Binaan.
"Pondok Pesantren At-Taubah menjadi salah satu sarana utama kami dalam membentuk karakter dan meningkatkan keimanan Warga Binaan. Kami berharap pembinaan ini mampu menumbuhkan kesadaran, memberikan ketenangan batin, serta menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Gusti.
Muhammad Hidayattollah mengapresiasi pelaksanaan pembinaan keagamaan yang dijalankan Lapas Amuntai dan berharap program tersebut terus diperkuat.
"Saya mengapresiasi jajaran Lapas Amuntai yang terus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar, beribadah, dan memperbaiki diri. Pembinaan keagamaan seperti ini perlu terus dipertahankan dan diperkuat karena dapat menjadi fondasi perubahan yang positif bagi Warga Binaan," ungkap Muhammad Hidayattollah.
Pada kesempatan tersebut, Gusti Iskandarsyah juga menyampaikan sejumlah kondisi dan kendala yang dihadapi Lapas Amuntai dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Muhammad Hidayattollah menerima berbagai masukan tersebut sebagai bahan aspirasi untuk ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangannya. Ia berharap sinergi antara pemerintah, legislatif, dan Pemasyarakatan terus diperkuat guna mendukung penyelesaian berbagai persoalan di Lapas Amuntai.
Salah seorang Warga Binaan, Amat, mengaku bersyukur dapat mengikuti pembinaan keagamaan secara rutin di Pondok Pesantren At-Taubah.
"Selama mengikuti kegiatan di Pondok Pesantren At-Taubah, kami mendapatkan banyak pelajaran, mulai dari membaca Al-Qur'an, mengikuti pembacaan Maulid, hingga mendengarkan nasihat agama. Kegiatan ini membuat hati lebih tenang dan memotivasi kami untuk berubah menjadi lebih baik," tutur Amat.
Lapas Amuntai berharap sinergi dengan DPD RI, DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara, tokoh agama, dan para pemangku kepentingan semakin kuat untuk dukung pelaksanaan pembinaan keagamaan serta tingkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Amuntai
What's Your Reaction?


