Lapas Atambua Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Rontgen ACF bagi Petugas dan Warga Binaan

Lapas Atambua Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Rontgen ACF bagi Petugas dan Warga Binaan

Atambua, INFO_PAS — Komitmen terhadap pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan dan petugas terus digelorakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belu melalui Puskesmas Atambua Selatan berkolaborasi dengan RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Lapas Atambua gelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan rontgen Active Case Finding (ACF) bagi seluruh petugas dan Warga Binaan.

Kegiatan yang dipusatkan di Klinik Lapas Atambua ini dijadwalkan berlangsung mulai Kamis (29/10) hingga Jumat (30/10). Mengingat jumlah total subjek layanan yang mencapai 254 orang terdiri dari 51 petugas dan 203 Warga Binaan, pelayanan kesehatan dilaksanakan secara bertahap guna memastikan proses pemeriksaan berjalan tertib dan optimal.

“Pada hari pertama, 83 Warga Binaan telah menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus skrining rontgen ACF. Sementara untuk petugas, dari total 51 orang, 13 orang mengikuti CKG dan dua orang di antaranya turut menjalani rontgen ACF karena indikasi keluhan batuk," jelas Kepala Subseksi Perawatan, Yosef Siga.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Atambua Selatan, dr. Meinita Ginting, mengungkapkan pelaksanaan rontgen ACF di Lapas Atambua dilatarbelakangi temuan kasus Tuberkulosis (TBC) yang sedang menjalani pengobatan intensif. Langkah preventif ini diperluas melalui CKG, skrining mendalam, hingga pemberian obat langsung sesuai diagnosis.

"Pemeriksaan ACF di Lapas Atambua ini kami laksanakan karena masih ada empat pasien dari Lapas yang sedang berobat di Puskesmas Atambua Selatan akibat kasus TBC. Ini menjadi acuan bagi kami untuk terus melakukan pemeriksaan melalui rontgen ACF demi penanganan yang cepat. ACF adalah upaya aktif untuk menjaring suspek di lapas agar segera mendapat pengobatan. Selain itu, kami juga memberikan pelayanan CKG lengkap dengan skrining dan pemberian obat yang disesuaikan langsung dengan hasil pemeriksaan untuk mengeliminasi TBC di Kabupaten Belu," jelas dr. Meinita.

Antusiasme tinggi tampak dari para peserta selama kegiatan berlangsung. Salah seorang petugas Lapas Atambua, Henok Mabilehi, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi ini. "Pemeriksaan ini sangat membantu kami untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala di tengah kesibukan tugas pengamanan dan pelayanan," ungkapnya.

Senada, salah seorang perwakilan Warga Binaan, Leto Bria bersyukur mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan dan rontgen secara gratis. "Kami merasa sangat terbantu dan diperhatikan kesehatannya selama menjalani masa pembinaan di lapas," tuturnya.

Langkah jemput bola ini merupakan implementasi konkret dari Asta Cita Presiden RI serta penjabaran 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di mana pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan dan petugas menjadi salah satu prioritas utama. Terkait hasil akhir dari pemeriksaan kesehatan dan rontgen tersebut, saat ini masih dalam proses pembacaan dan evaluasi lebih lanjut oleh tim dokter yang bertugas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Atambua

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0