Lapas Bandanaira dan Peserta Magang Edukasi Warga Binaan tentang Pengendalian Hama Tanaman

Lapas Bandanaira dan Peserta Magang Edukasi Warga Binaan tentang Pengendalian Hama Tanaman

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira bersama peserta Magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 1 Tahun 2026 berikan edukasi tentang pengendalian hama dan penyakit tanaman kepada Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Selasa (15/9). Kegiatan tersebut membekali Warga Binaan dengan pengetahuan praktis mengenai cara menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit, termasuk pemasangan perangkat hama sebagai salah satu metode pengendalian sederhana dan mudah diterapkan.

‎Materi disampaikan oleh peserta magang Kemnaker, Santi Tri Winarsi, lulusan Sarjana Agroteknologi Universitas Pattimura. Ia menjelaskan pemahaman mengenai pengendalian hama dan penyakit penting bagi Warga Binaan yang terlibat langsung dalam kegiatan pertanian seraya berharap pengetahuan yang diberikan dipahami dan diterapkan dalam kegiatan pertanian di Lapas.

"Materi ini penting diberikan karena menambah pengetahuan Warga Binaan mengenai cara menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit. Pemasangan perangkap juga menjadi salah satu cara pengendalian hama sederhana dan mudah diterapkan," ujar Santi.

‎Salah satu Warga Binaan, Sofyan, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru dalam mengatasi hama yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

‎"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami jadi mengetahui cara mengatasi hama pada tanaman. Pengetahuan ini bisa kami gunakan saat bekerja di kebun," ungkap Sofyan.

Terpisah, ‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengapresiasi kolaborasi dengan peserta Magang Kemnaker dalam mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan. "Pembinaan kemandirian tidak hanya memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk bekerja, tetapi juga harus disertai dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan. Edukasi seperti ini menjadi bekal penting agar kegiatan pertanian di Lapas dilakukan lebih baik dan produktif," kata Samad.

‎Pemanfaatan lahan SAE merupakan upaya Lapas Bandanaira memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan pertanian sekaligus membangun sikap produktif sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat. Dengan adanya pendampingan dan transfer pengetahuan dari peserta magang yang memiliki kompetensi di bidang pertanian, diharapkan Warga Binaan makin terampil, mandiri, dan menjaga keberlanjutan program pertanian di Lapas Bandanaira. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Bandanaira

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
2