Lapas Geser dan Puskesmas Perawatan Geser Sepakati PKS Perkuat Layanan Kesehatan

Lapas Geser dan Puskesmas Perawatan Geser Sepakati PKS Perkuat Layanan Kesehatan

Geser, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser resmi perkuat payung hukum pemenuhan hak dasar kesehatan bagi Warga Binaan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Puskesmas Perawatan Geser. Penandatanganan PKS yang berlangsung penuh keakraban ini digelar di Aula Lapas Geser, Selasa (15/9).

Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menilai PKS antara Lapas Geser dan Puskesmas Perawatan Geser ini menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan layanan kesehatan masyarakat ke dalam lingkungan Lapas demi menjamin deteksi dini penyakit, penanganan medis yang cepat, dan optimalisasi izin sertifikasi klinik di lingkungan Lapas. “Kerja sama ini adalah komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas, responsif, dan berkelanjutan. Kesehatan merupakan fondasi utama agar proses pembinaan di Lapas berjalan lancar dan optimal,” tegasnya.

Senada, Kepala Puskesmas Perawatan Geser, Hj. Boki Rumonin, menyambut baik sinergi lintas instansi ini. Ia menegaskan kesiapan jajarannya untuk memberikan pendampingan medis secara berkala di lingkungan Lapas Geser.

“Kami siap memberikan dukungan penuh, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi sanitasi, penanganan medis darurat, hingga program kesehatan gratis. Sinergi ini membuktikan pelayanan kesehatan adalah milik masyarakat, tanpa terkecuali bagi saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pembinaan,” ungkap Hj. Boki.

Di tempat yang sama, Kepala Subseksi Pembinaan, Junaidi Laisouw, menilai PKS ini akan berdampak positif langsung terhadap motivasi dan partisipasi Warga Binaan dalam berbagai aktivitas keseharian. “Kondisi fisik dan mental yang prima adalah kunci utama Warga Binaan untuk mengikuti seluruh kegiatan pembinaan, baik kepribadian maupun kemandirian. Payung hukum kerja sama ini mempermudah kami dalam menyusun jadwal pemeriksaan medis rutin serta sosialisasi pola hidup bersih dan sehat di lingkungan Lapas,” jelasnya.

Momentum sinergi ini juga memberikan kesan mendalam bagi peserta magang yang turut hadir dalam penandatanganan PKS tersebut. Nur Asny Kelwow, salah satu peserta magang yang bertugas sebagai perawat kesehatan di Lapas Geser, terinspirasi oleh kolaborasi nyata antarlembaga pemerintah ini.

“Kerja sama ini adalah wujud kepedulian bersama. Melalui pengalaman kolaborasi pelayanan kesehatan Pemasyarakatan ini, saya berharap dapat berkontribusi positif dalam membantu kelancaran pemeriksaan medis harian di Lapas Geser,” tutur Nur.

Lapas Geser berharap melalui PKS ini, sinergi yang terbangun makin solid demi memastikan seluruh elemen, baik petugas maupun Warga Binaan, mendapatkan pelayanan kesehatan layak dan humanis tanpa diskriminasi. (IR

 

 

Kontributor: Lapas Geser

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0