Lapas Banjarmasin Fasilitasi Ibadah Advent, Warga Binaan Kristiani Dalami Makna Hari Sabat
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali fasilitasi kegiatan keagamaan bagi Warga Binaan Kristiani melalui pelayanan dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Jumat (10/4). Bertempat Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, ibadah dihadiri seluruh Warga Binaan Kristiani dan pembina Gereja Oikumene, serta berlangsung khidmat dengan rangkaian pujian, penyembahan, dan khutbah Pdt. Henti Simbolon.
Pembina Gereja Oikumene, Shendy, menyampaikan nilai-nilai dalam ajaran Sabat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Dalam kehidupan sehari-hari, prinsip Sabat menjadi momen pemulihan fisik dan rohani di tengah kesibukan yang padat,” ujarnya.
Selanjutnya, Pdt. Henti Simbolon mengangkat tema dari Kitab Perjanjian Lama, Keluaran 20:8–11 yang menekankan pentingnya mengingat dan menguduskan hari Sabat. Ia menjelaskan Sabat merupakan waktu untuk beristirahat dari aktivitas rutin dan fokus beribadah kepada tuhan sebagai bentuk refleksi dari istirahat Allah pada hari ketujuh penciptaan.
“Makna Sabat tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sarana pemulihan fisik, mental, dan spiritual bagi manusia di tengah kesibukan hidup,” terangnya.
Salah satu Warga Binaan, Fery, juga mengungkapkan makna Sabat yang ia jalani selama mengikuti pembinaan. “Di hari Sabat, saya membaca kitab suci, berdoa, dan merenungkan firman tuhan untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. “Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan keagamaan bagi seluruh Warga Binaan. Melalui pembinaan rohani, diharapkan mereka memperkuat iman, menemukan ketenangan, dan menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.
Kegiatan ini menjadi pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang terus dilaksanakan di Lapas Banjarmasin. Melalui kegiatan ibadah seperti ini, diharapkan Warga Binaan memperkuat iman, menemukan ketenangan batin, dan membangun perubahan positif dalam kehidupan mereka. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


