Lapas Banjarmasin Latih Warga Binaan Keterampilan Sablon bersama Pelindo

Lapas Banjarmasin Latih Warga Binaan Keterampilan Sablon bersama Pelindo
Lapas Banjarmasin Latih Warga Binaan Keterampilan Sablon bersama Pelindo

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin gelar pelatihan sablon bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, Kamis (9/7). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut diikuti 30 Warga Binaan sebagai bekal keterampilan dukung kemandirian setelah kembali ke masyarakat.

Kegiatan dihadiri Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, beserta jajaran, serta Supervisor TJSL PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3 Sub Regional Kalimantan, Diah Sri Hadiati, beserta jajaran. Pelatihan hadirkan instruktur dari Rumah Kaos Warna Banjarbaru, Fairus dan Febri, yang memberi materi teori dan praktik, mulai dari pembuatan desain, proses afdruk, hingga teknik penyablonan pada media kain.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung dalam tiga pertemuan dengan frekuensi satu kali setiap pekan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan menguasai teknik penyablonan sekaligus mampu hasilkan produk yang bernilai jual sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Bagus Paras Etika berharap seluruh peserta ikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal untuk hidup mandiri.

"Kami berharap para peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh hingga menguasai setiap tahapan proses penyablonan. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal selama menjalani pembinaan di Lapas, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu memberikan nilai ekonomi ketika mereka kembali ke masyarakat," ujar Bagus.

Sementara itu, Diah Sri Hadiati, mengapresiasi antusiasme Warga Binaan dalam mengikuti pelatihan. Menurutnya, semangat peserta menjadi motivasi bagi Pelindo untuk terus mendukung program pembinaan kemandirian di Lapas Banjarmasin melalui berbagai bentuk kolaborasi.

"Kami sangat mengapresiasi semangat dan antusiasme Warga Binaan dalam mengikuti pelatihan ini. Hal tersebut menunjukkan adanya kemauan yang besar untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. Melalui Program TJSL, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Lapas Banjarmasin dalam mendukung berbagai program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan, sehingga mereka memiliki bekal keterampilan dan kesiapan untuk kembali berdaya di tengah masyarakat," ujar Diah.

Salah seorang peserta pelatihan, MP, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut setelah memperoleh informasi dari petugas Seksi Kegiatan Kerja. Menurutnya, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk menambah keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pembinaan.

"Saya mendapat informasi dari petugas Giatja bahwa akan ada pelatihan sablon di Lapas. Saya langsung tertarik untuk ikut karena ingin menambah keterampilan. Semoga melalui pelatihan ini saya bisa menguasai teknik sablon dan menjadikannya sebagai bekal untuk bekerja atau membuka usaha sendiri setelah bebas nanti," ungkap MP.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengapresiasi dukungan PT Pelindo dalam pengembangan program pembinaan kemandirian di Lapas Banjarmasin.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pelabuhan Indonesia Regional 3 Sub Regional Kalimantan atas dukungan melalui Program TJSL yang turut memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal untuk hidup mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif setelah kembali ke masyarakat," ujar Akhmad Herriansyah.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin memperluas program pembinaan kemandirian melalui kemitraan dengan berbagai pihak. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasi

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0